Niat Beli Mobil Harga Murah, Warga di Timika Tertipu Puluhan Juta Rupiah

Ilustrasi jual beli mobil secara online
Ilustrasi jual beli mobil secara online

TIMIKA | Seorang warga di Timika, Papua, menjadi korban penipuan jual-beli online. Korban yang ingin membeli mobil dengan harga murah, merugi Rp77 juta setelah melakukan transaksi ke pelaku penipuan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari para pihak yang terkait kasus penipuan ini ketika mendatangi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Senin (03/01/2022), mengungkapkan bahwa pelaku mengatasnamakan Doni.

Soal jual-beli mobil Toyota Innova, awalnya seorang makelar yang juga warga Timika memosting di media sosial Facebook bahwa menjual mobil Toyota Innova dengan harga Rp150 juta.

Kemudian postingan itu dimanfaatkan pelaku yang berada di luar Timika, dengan merepost (posting ulang) keterangan makelar dan mengubah harga jual mobil senilai Rp77 juta.

Akhirnya ada korban yang tergiur dengan harga murah tersebut dan melakukan komunikasi via telepon dengan pelaku.

Setelah ada kesepakatan antara korban dengan pelaku, pelaku lalu berkomunikasi dengan makelar dan menyampaikan seakan-akan korban adalah saudaranya yang hendak membeli mobil.

Bahkan pelaku juga dalam berkomunikasi dengan korban, menyampaikan bahwa makelar seakan-akan keluarganya di Timika, padahal itu modus yang dilakukan pelaku tanpa disadari korban dan juga makelar.

Kemudian korban diarahkan bertemu makelar untuk melihat mobil yang dimaksud, dan pada saat itu juga setelah melihat mobil, korban melakukan transfer uang senilai Rp77 juta ke nomor rekening yang diberikan pelaku. Namun, korban saat melakukan transfer ke pelaku, tanpa sepengetahuan makelar.

Ketika korban hendak mengambil mobil, makelar justru bertanya soal pembayaran mobil, dan korban menyampaikan bahwa telah mengirim uang kepada pelaku yang mengaku bernama Doni. Disitulah baru terungkap kasus penipuan ini.

Korban kemudian mengadukan kejadian ini ke Satreskrim Polres Mimika. Mulai dari pemilik mobil, makelar dan juga korban diinterogasi penyidik terkait kasus ini.

Kepala Satuan Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar yang dikonfirmasi mengatakan, kasus ini sedang ditangani pihaknya. Namun kasus ini masih sebatas pengaduan dari korban.

Selain itu, Iptu Bertu juga mengatakan bahwa, dalam kasus ini baik makelar maupun korban sama-sama ditipu oleh pelaku. Yangmana pelaku mengaku ke makelar bahwa korban adalah saudaranya, dan juga sebaliknya mengaku ke korban bahwa makelar adalah saudara.

“Pelaku, dia sudah hubungi makelar, menyampaikan ada yang mau beli mobil, dia bilang dia punya saudara. Korban juga disuruh pelaku ketemu makelar, ngakunya saudaranya. Jadi mereka ini, makelar sama korban, ditipu oleh pelaku tadi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Iptu Bertu juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bisa lebih cerdas melakukan transaksi jual-beli secara online. Jangan dikarenakan tergiur dengan harga murah, masyarakat dengan mudah percaya pada orang yang tidak jelas keberadaannya.

“Kalau pun ada transaksi pembayaran, sebisa mungkin ketemu langsung dengan pemilik barang atau yang diberi kuasa menjual barang, jangan cuma via telepon saja. Ini sudah banyak kasus penipuan seperti ini,” kata Kepala Satuan Reskrim.

reporter : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.