Nikmati Sensasi Pakai ‘Ojek Muara’ di Timika, Cocok Untuk yang Gemar Mancing

'Ojek Muara' yang biasa menawarkan jasa angkut penumpang dari PPI Pomako. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
'Ojek Muara' yang biasa menawarkan jasa angkut penumpang dari PPI Pomako. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Masyarakat asli suku Kamoro di Pomako, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua memanfaatkan perahu sebagai alat untuk mencari ikan, kepiting bakau (karaka, bahasa daerah di Mimika) udang dan berbagai macam hasil sungai dan laut lainnya.

Namun, tak sedikit juga yang menawarkan jasa angkut penumpang menggunakan perahu fiber bervariasi namun yang lebih banyak adalah perahu bermesin 40 PK.

Jika kita ke di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pomako, terdapat perahu – perahu masyarakat terparkir, itulah ‘Ojek Muara’. ‘Ojek Muara’ hanya istilah bagi masyarakat setempat.

‘Ojek Muara’ ini, sebagian masyarakat suku Kamoro menawarkan jasa untuk menghantar penumpang dengan berbagai tujuan. Bahkan sampai di perbatasan antara muara dan lautan.

Kebanyakan yang menggunakan kendaraan ini, adalah para penggemar pancing. Tapi tak sedikit juga yang memilih menggunakan jasa Ojek Muara ini untuk berkeliling melihat indahnya pohon Mangrove sepanjang Muara Mimika.

Pagi hari, biasanya yang menumpang adalah para nelayan yang hendak pergi ke Kapal ikan berukuran Besar yang sedang berlabuh di tengah muara.

Riki yang merupakan pemuda asli Kamoro terlihat mondar mandir jika dihitung masih pagi dalam kurung waltu satu jam sudah bisa tiga kali mengantar penumpang yang notabene adalah nelayan.

“Kalau ada yang mau mancing di tongkang yang dekat – dekat saja bayarnya Rp10 ribu nanti pasti ada jemput lagi, kalau sampai di agak tengah baru mancing dari pagi sampai sore Rp500 – 700 tergantung motoris,” kata Riki.

Jika ingin memancing hingga bermalam, misalnya memancing, motoris akan setia menemani. Tarifnya bisa sampai Rp1 juta.

Meski terlihat simpel dan sederhana, peminatnya sangat banyak.

“Biasa dari pagi sudah mulai antar – antar orang, lumayan banyak juga,” kata Riki Ainiu salah satu motoris perahu yang hendak menghantar sekelompok nelayan.

Mari berdayakan usaha anak – anak Kamoro, jika mau jalan – jalan, mencari tempat wisata, boleh ke PPI dan menikmati sensasi ‘Ojek Muara’, cocok untuk menghilangkan penat dari rutinitas pekerjaan yang padat.

reporter : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.