seputarpapua.com

NPC Papua Targetkan 30 Persen Medali Emas di Peparnas XVI

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PAPARAN | Pemaparan ketua tim Tim Evaluasi Peningkatan Prestasi NPC Papua. (Foto: Vidi)
PAPARAN | Pemaparan ketua tim Tim Evaluasi Peningkatan Prestasi NPC Papua. (Foto: Vidi)

JAYAPURA | Nasional Paralympic Commite (NPC) Papua, menargetkan 30 persen medali emas dari 556 yang diperebutkan pada perhelatan event olahraga disabilitas Peparnas XVI tahun 2021 di Bumi cenderawasih Papua.

Oleh sebab itu, NPC Papua akan membentuk tim evaluasi peningkatan prestasi yang bertugas untuk mengawasi, dan memberikan pemahaman kepada para pelatih 12 cabang olahraga agar dapat mewujudkan target tersebut.

“Kita libatkan Prof. Saharudin dalam tim untuk membantu pelatih dalam menyusun program latihan yang efektif dalam peningkatan prestasi atlet NPC Papua di Peparnas. Karena NPC ini sudah berubah, tidak lagi cuma andalkan pengalaman, tapi kemampuan pengetahuan tentang melatih atlet capai prestasi,” kata Ketua NPC Papua H. Jaya Kusuma, Sabtu (13/03/2021).

Lanjut Kusuma bahwa keterlibatan tim tersebut yang didalamnya juga ada beberapa dosen fakultas keolahragaan Universitas Cenderawasih, memantau perkembangan atlet sepanjang menjalani pemusatan latihan.

“Memang kita bagus sebelumnya, tapi tidak didukung data prestasi, dan pengalaman lebih dalam melatih atlet. Jadi mereka akan keluar melihat atlet latihan, kita NPC harus berubah, apalagi kita dituntut peringkat yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Peningkatan Prestasi NPC Papua Prof. Saharuddin Itaa mengatakan, test awal atau penyegaran pelatih akan diberikan kepada para pelatih, termasuk melihat kembali gaya latihan yang diberikan kepada para atlet di lapangan.

“Kita akan lihat lagi perkembangan latihan atlet, juga berikan pengetahuan tentang berlatih karena ini kan berbeda tidak sama dengan atlet normal lainnya. Paling tidak diluar teknis mereka harus pahami itu, sesuai kapasitas maksimal mereka, termasuk periodisasi latihan,” jelasnya.

Ditambahkan bahwa para pelatih harus wajib memiliki periodisasi program latihan, terlebih waktu perhelatan Peparnas XVI sudah didepan mata.

“Kita sesuaikan dengan kondisi yang ada dengan waktu mepet ini, test awal akan diberikan untuk naikan kapasitas normal. Jadi ini sangat penting untuk prestasi NPC Papua, mau tidak mau harus lakukan itu,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga