OKIA Adukan Sikap Pemkab Mimika ke KASN Soal Seleksi JPT Pratama

SERAHKAN | Ketua OKIA, Raimond Kelanangame menyerahkan surat pengaduan ke KASN Pusat di Jakarta terkait hasil seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika, Selasa (17/5/2022). (Foto: Ist)
SERAHKAN | Ketua OKIA, Raimond Kelanangame menyerahkan surat pengaduan ke KASN Pusat di Jakarta terkait hasil seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika, Selasa (17/5/2022). (Foto: Ist)

TIMIKA | Organisasi Kaum Intelektual Amungsa (OKIA), Selasa (17/5/2022), resmi mengadukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua, ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang baru-baru ini diumumkan.

Ketua OKIA Raimond Kelanangame kepada Seputarpapua.com,  mengatakan, surat pengaduan diterima staf KASN bagian Provinsi Papua di Kantor KASN Pusat di Jakarta hari ini.

“Kita sudah memasukkan surat pengaduan atas keputusan Panitia Seleksi JPT Pratama di Pemkab Mimika. Surat sudah diterima oleh staf KASN bagian Provinsi Papua,” kata Raimond dalam keterangan tertulis.

Pada intinya, kata Raimond, pihaknya meminta KASN sesuai kewenangan yang diberikan Undang-Undang (UU) untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap proses seleksi hingga terbitnya keputusan akhir tim seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika.

“OKIA meminta untuk perlunya penerapan UU Otsus Nomor 2 tahun 2021 dan PP Nomor 106 tahun 2021, Pasal 29 menjadi acuan mendasar disamping PermenPAN-RB Nomor 15 tahun 2019 demi terwujudnya penerapan UU Otsus bagi orang Papua khususnya ASN OAP di tanah Papua, terlebih khusus di Kabupaten Mimika,” kata Raimond.

Ia juga mengatakan, hal yang dilakukan OKIA ini menjadi jalan terakhir upaya kaum intelektual Amungme-Kamoro untuk penyelesaian polemik seleksi JPT Pratama di Pemkab Mimika.

“Kalau saat ini ASN OAP tidak dipersiapkan dan diberikan kesempatan, lalu DOB (daerah otonomi baru) provinsi baru itu untuk siapa?” tanya Raimond.

Pemkab Mimika, dalam hal ini Bupati Eltinus Omaleng, dengan kewenangan melalui kebijakan yang diambil diharapkan dapat memperhatikan ASN OAP di Pemkab Mimika, yangmana pangkat dan golongannya sudah sesuai untuk menduduki jabatan di eselon II.

Bahkan hal itu juga dengan melihat rencana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Papua. Kabupaten Mimika digadang-gadang menjadi ibukota dari calon provinsi baru Papua Tengah. Maka dengan begitu, ASN OAP khususnya Amungme-Kamoro dapat bersaing dan berkiprah ditanahnya sendiri untuk memajukan daerah.

“Sikap Pemkab Mimika memaksa kami intelektual dan masyarakat adat Papua di Kabupaten Mimika menolak adanya DOB, pemekaran provinsi di tanah Papua, khususnya Provinsi Papua Tengah di Mimika,” pungkasnya.

reporter : Saldi
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.