Oknum Karyawan Terjerat Kasus ITE, Penyidik Koordinasi dengan Para Ahli

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
AMANKAN | Satgas Siber Ops Nemangkawi mengamankan karyawan berinisial HG atas unggahannya di media sosial yang dianggap melanggar UU ITE. (Foto: Ist/Seputarpapua)
AMANKAN | Satgas Siber Ops Nemangkawi mengamankan karyawan berinisial HG atas unggahannya di media sosial yang dianggap melanggar UU ITE. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Papua saat ini tengah berkoordinasi dengan sejumlah ahli dalam memproses hukum oknum karyawan yang diamankan beberapa waktu lalu di Tembagapura lantaran memposting kalimat bermuatan provokasi di akun media sosial.

Kepala Satreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, pelaku yang berinisial HG (32) ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran terhadap Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hanya saja, penyidik masih akan melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) dengan berkoordinasi bersama para ahli mulai dari ahli pidana, ahli bahasa hingga ahli ITE untuk diambil keterangannya guna melanjutkan proses hukum terhadap pelaku.

“Mungkin habis Lebaran baru berangkat ke Surabaya untuk BAP ahli,” kata Hermanto di Timika, Senin (10/5/2021).

“Kalau untuk HG sudah tersangka. Kita sudah koordinasi ke ahli terlebih dahulu dan sudah masuk unsurnya, Pasal 45A ayat (2) Undang-undang ITE Pasal 28, ancaman 6 tahun,” sambungnya.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Siber Operasi Nemangkawi pada Rabu, 5 Mei 2021 dibawah pimpinan AKP Hermanto mengamankan seorang oknum karyawan dari Barak U area Ridge Camp, Mile 72, Tembagapura, area operasi PT Freeport Indonesia.

Pelaku HG diamankan lantaran menggunakan akun media sosial Facebook bernama ‘Enago Womaki’ memposting hal-hal yang tidak benar serta memprovokasi khalayak ramai.

Kalimat yang di-posting HG di media sosial Facebook antara lain, berkaitan berakhirnya otonomi khusus (Otsus) di Papua. Di mana, otsus telah berakhir dengan kekerasan, intimidasi, pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan dan lain-lain.

Reporter: Saldi
Editor: Batt
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga