seputarpapua.com

Olah TKP Penembakan dan Pembakaran di Beoga Tunggu Situasi Aman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
DIBAKAR | 2 unit rumah di Kampung Onggolan, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua diduga dibakar KKB, Selasa (13/4/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)
DIBAKAR | 2 unit rumah di Kampung Onggolan, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua diduga dibakar KKB, Selasa (13/4/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)

JAYAPURA | Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jendral Polisi Mathius D Fakhiri memastikan apabila nantinya Distrik Beoga sudah di kuasai aparat gabungan, maka pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara pasca penembakan dan pebakaran sekolah yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata.

“Kita pastikan dulu kalau sudah aman, maka kita akan olah TKP penembakan guru di dua lokasi berbeda dan pembakaran sekolah serta rumah guru,” tuturnya ketika di wawancarai media di Mapolda Papua, Rabu (14/4/2021) sore.

Tim yang akan melakukan olah tkp kata Kapolda, nantinya diturunkan dari Polda Papua untuk membackup Polres Puncak.

“Tim yang olah TKP dari Polres bahkan kami akan turunkan tim dari Direktorat Kriminal Umum Polda Papua untuk membackup,” ujar Kapolda.

Diketahui, sepekan terakhir sejak Kamis tanggal 8 April 2021 lalu, kelompok kriminal bersenjata yang diindikasikan dibawah pimpinan Sabinus Waker dan Lekagak Telenggen telah berulang kali melakukan aksi penembakan.

Mulai dari menewaskan dua orang tenaga pendidik (guru red), pembakaran gedung sekolah, mengganggu akses penerbangan di bandara udara, pembakaran helikopter, hingga kontak tembak di Distrik Beoga Kabupaten Puncak.

Aksi keji tidak berprikemanusiaan itu pun mendapatkan banyak kecaman dari berbagai pihak, terutama dari kalangan guru, karena aksi yang dilakukan dinilai membuat dunia pendidikan di Papua berduka bahkan di cap melanggar HAM.

Menindaklanjuti aksi kelompok separatis yang notabenenya ingin kemerdekaan Papua, aparat keamanan tidak diam. Kepolisian Daerah Papua telah menurunkan Satgas Nemangkawi, tim khusus yang di bentuk Kapolri sebagai tim tindak.

Bahkan satu peleton Brimob Polda Papua pun telah di geser ke Distrik Beoga untuk penebalan pasukan. Selain itu juga TNI pun mendukung perkuatan guna membackup pengejaran terhadap KKB.

 

Reporter: Aswad
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga