OPM Akui Tembak Mati Yunus Sani di Intan Jaya, ini Alasannya

Pasukan TPNPB-OPM menembak seorang warga Yunus Sani yang dituding sebagai anggota milisi barisan Merah Putih di Intan Jaya, Jumat (29/5). (Foto: Ist/TPNPB)
Pasukan TPNPB-OPM menembak seorang warga Yunus Sani yang dituding sebagai anggota milisi barisan Merah Putih di Intan Jaya, Jumat (29/5). (Foto: Ist/TPNPB)

TIMIKA | Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan seorang warga sipil Yunus Sani (40) di Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (29/5) lalu.

Pimpinan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) menuding Yunus Sani alias Jabunemala Sani sebagai mata-mata yang tergabung dalam Barisan Merah Putih RI.

“Kami sudah tau siapa itu Yunus Sani, dia sudah lama kerja sama dengan aparat atau mata-mata TNI/Polri,” kata Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom kepada Seputarpapua, Selasa (2/6).

Sebby menyebut, konflik bersenjata yang terjadi di Intan Jaya pada 2019, Yunus Sani terlibat membantu sebagai penunjuk jalan dan mata-mata bagi aparat TNI/Polri.

“Dia berpakaian aparat TNI dan dia juga bersumpah bahwa aparat TNI/Polri akan tembak pimpinan TPNPB yang ada di Intan Jaya,” katanya.

TPNPB juga menuding milisi sipil yang dipersenjatai telah menembak mati dua tenaga kesehatan yakni Eunico Somau dan Almalek Bagau di Intan Jaya pada Jumat (22/5).

“Dan kami punya beberapa daftar nama orang asli Papua yang masih kerja sama dengan aparat TNI/Polri, kami akan kejar,” kata dia.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar