seputarpapua.com

Pansus DPR RI Gelar Rapat Soal Otsus, Wilayah Meepago Sangat ‘Seksi’ Isunya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
RAPAT | Suasana rapat Kunjungan Kerja Pansus tentang perubahan kedua atas Undang - Undang nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua
RAPAT | Suasana rapat Kunjungan Kerja Pansus tentang perubahan kedua atas Undang – Undang nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Panitia khusus (Pansus) DPR RI menggelar rapat Rancangan Undang-Undang Perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 21 Tahun 2001 tentang tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua.

Rapat tersebut dilaksanakan secara tertutup di Hotel Grand Mozza, Mimika, Papua, Selasa (4/5/2021).

Beberapa perwakilan bupati dan tokoh masyarakat dari wilayah adat Meepago yakni Dogiyai, Deiyai, Nabire, Intan Jaya, Paniai dan Mimika hadir dalam pertemuan itu.

Wakil Ketua tim Pansus RUU Otsus Papua Yan Permenas Mandenas menjelaskan pihaknya ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan Bupati – Bupati di wilayah adat Meepago.

“Karena Meepago ini sangat seksi Isunya. Selain masalah sumber daya alam, yang kedua mengenai konflik yang berkepanjangan di wilayah ini,” ucapnya.

Yan menyebutkan banyak hal yang sudah disampaikan, seperti masalah keamanan.

Kemudian soal perbaikan alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Otsus sehingga kedepan birokrasinya semakin diperbaiki, ditata dengan baik, supaya memberikan manfaat yang baik, dan benar – benar terserap sampai ke masyarakat dengan jangka waktu yang cukup.

“Karena selama ini anggaran yang mereka terima di akhir tahun, dana otsusnya turun di bulan Oktober, November, Desember, jadi untuk penyerapannya sudah tidak bisa maksimal,” ucapnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga