Paralimpik Pelajar Resmi Digelar, Iven Atlet Difabel Siap Jadi Aset Papua

Sekdisorda NPC foto bersama atlet. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Sekdisorda NPC foto bersama atlet. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Pekan Paralympic Pelajar Provinsi (Peparpeprov) Papua resmi digelar, Rabu (22/6/2022) di Kolam renang Akuatik, Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Iven bagi atlet muda disabilitas ini dibuka resmi oleh Sekretaris Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Rivo Manangsang.

Iven ini mempertandingkan dua cabang olahraga yakni renang dan atletik sebagai bentuk kerja nyata kepada pembinaan prestasi dikarenakan para atlet disabilitas ini mampu menjadikan kontingen Papua sebagai juara umum pada Peparnas XVI tahun 2021.

“Tentunya perhatian dari pemerintah ini sangat penting dan perlu diberikan apresiasi kepada anak-anak yang kemarin berprestasi pada Peparnas yang lalu dan ini adalah lanjutan di mana pemerintah memang secara nyata memberikan ruang kepada anak-anak untuk berprestasi melalui Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi Papua 2022 ini,” kata Rivo Manangsang.

Iven itu akan diikuti sekitar 90 atlet pelajar dari 8 kabupaten dan 1 kota.

“Keseluruhan atlet ada sebanyak 90 peserta dari dua cabor yang dipertandingkan, yaitu para-renang dan para-atletik. Jadi ada 7 kabupaten, tambah dari Biak Numfor dan 1 kota yang ikut berpartisipasi dalam Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi Papua 2022,” ujarnya.

Ketua Umum Nasional Paralympic Committee (NPC) Provinsi Papua, H. Jaya Kusuma mengungkapkan hasil dari Peparpeprov Papua ini, atlet yang memiliki catatan waktu terbaik akan direkrut untuk dibina menjadi andalan Papua untuk Peparpenas 2023 mendatang.

“Tadi disampaikan ada 90 atlet, nanti kita lihat dari limit waktunya, baik itu para-renang dan para-atletik. Kalau mendekati terbaik kita ambil dan perlu harus diasah lagi selama kurang lebih satu tahun ke depan karena untuk Pekan Paralimpik Pelajar Nasional itu tahun 2023 di bulan Agustus,” ungkapnya.

Walaupun hanya diikuti hanya 2 cabor, namun cabor para-renang dan para-atletik adalah cabor yang mendulang medali terbanyak di iven pelajar Nasional.

“Karena selama ini kita ikut itu dari 6 cabor yang dipertandingkan, kita yang paling banyak ikut di para-renang dan para-atletik yang lain itu empat cabor tenis meja, bulu tangkis, catur, dan boccia, itu kita selalu masih dikalahkan oleh daerah lain, tapi kita masih bisa mengumpulkan banyak medali itu di para-renang, seperti di Jakarta 2018, kita berhasil urutan ketiga,” tandasnya.

 

reporter : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.