seputarpapua.com

Pasca Rusuh, Situasi di Wilayah Poumako Kembali Normal

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
LALU LINTAS | Aktivitas lalu lintas di lokasi jalan yang sempat diblokade tampak lancar. (Foto: Ist/Seputarpapua)
LALU LINTAS | Aktivitas lalu lintas di lokasi jalan yang sempat diblokade tampak lancar. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Pasca rusuh antar kelompok warga di kawasan Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua, kini jalur lalu lintas maupun kondisi keamanan di wilayah itu telah kembali normal seperti sediakala.

Hal demikian disampaikan Plt Kabag Ops Polres Mimika, AKP A. Dahlan, Selasa (9/3/2021) yang ditemui awak media di Kantor Pelayanan Polres Mimika.

“Situasi sudah normal, sudah kembali berjalan seperti biasa. Artinya untuk arus kendaraan sudah lancar,” kata AKP Dahlan.

Meski demikian, pihak Kepolisian masih terus memonitor kondisi disana, tetapi dengan jumlah personel yang di minimalkan, dari Satuan Polair Polres Mimika, Polsek KP3 Laut, dan Polsek Mimika Timur (Miktim).

“Ada yang monitor dari teman-teman dibawah, dari pelabuhan, dari Miktim sama teman-teman dari Polair. Kita masih memonitor situasi hingga hari ini. Sehingga bila ada peningkatan eskalasi atau ada perkembangan, kita akan turun,” terangnya.

Bahkan, kepada warga maupun pengusaha kios dan toko yang sempat meninggalkan tempat usaha maupun rumah mereka disekitar lokasi terjadinya bentrok, sudah disampaikan petugas Kepolisian bahwa situasi saat ini sudah kondusif pasca blokade jalan dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, pada Senin sore, 8 Maret 2021.

“Mudah-mudahan kondisi ini tetap, kita berharap seterusnya begitu. Kalau ada persoalan kan, memang kemarin sudah disepakati untuk penyelesaiannya, mudah-mudahan secepatnya bisa diselesaikan,” harapnya.

Sebelumnya pada Minggu malam, 7 Maret 2021 dua kelompok waega terlibat bentrok. Tepat didepan area Depo Jober Pertamina, warga melakukan aksi blokade jalan, lantaran usai bentrok antar warga terjadi kasus penembakan terhadap warga.

Kondisi itu membuat aktivitas sehari-hari masyarakat hingga akses lalu lintas menjadi terhenti. Begitu juga aktivitas distribusi BBM maupun logistik dari arah Poumako menuju kota Timika, pun ikut terhenti.

 

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga