Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Papua Bertambah Jadi 9, Satu di Biak

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule menunjukan hasil PDP dan ODP di Provinsi Papua (Foto: Ist/SP)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule menunjukan hasil PDP dan ODP di Provinsi Papua (Foto: Ist/SP)

JAYAPURA | Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Papua terus bertambah. Jika sehari sebelumnya berjumlah tujuh orang maka pada Sabtu malam (21/3) menjadi sembilan orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan hari ini terdapat dua orang yang masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

” Hari ini ada tambahan dua orang lagi Pasien Dalam Pengawas (PDP). Satu orang di Kota Jayapura dan satu orang di Kabupaten Biak. Sehingga total PDP kita berjumlah 9 orang,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Sabtu (21/3) malam.

Silwanus mengaku keduanya ditetapkan PDP karena memiliki gejala yang sama dengan Covid-19 yakni gangguan pernafasan.

” Kaduanya datang ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernafasan. Keduanya diketahui baru pulang dari luar Papua,” ucapnya.

Selain Pasien Dalam Pengawasan yang bertambah, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga meningkat.

” Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) kita juga bertambah. Jika sehari sebelumnya berjumlah 333 orang hari ini menjadi 472 orang,” ucapnya.

 

Reporter: Fnd
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar