Pasien dengan Gejala Penyakit ini Ketika ke Puskesmas akan di Tes Antigen

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan, saat ini angka kematian karena Covid-19 per hari rata-rata 5 kasus sementara angka kesembuhan menurut.

Angka kematian dan kasus baru yang tinggi membuat Mimika masuk dalam status zona merah Covid-19.

Saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro kata Reynold,
memberikan efek terhadap menahan laju penularan, namun belum optimal.

Untuk mencapai puncak menekan penularan Covid-19, disaat penerapan PPKM Level 4 juga tergantung strategi yang baik.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah, jika warga berkunjung ke Puskesmas, misalnya ibu hamil, pasien dengan malaria, pasien dengan gejala pnemonia, batuk, tetap tetap akan dilakukan tes antigen.

“Lakukan testing, tracing dan jumlah tes yang akan ditingkatan. Dinkes sudah mulai meminta Puskesmas melakukan rapid antigen untuk semua yang datang didalam layanan maupun di luar layanan,” kata Reynold.

Sementara diluar Faskes (Fasilitas Kesehatan) yaitu melakukan tracing dan testin. Mereka yang positif akan tempel label stiker dan akan diawasi ketat.

Dijelaskan didalam peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) di awal tahun 2021 semua yang di swab antigen dan reaktif dinyatakan sebagai kasus.

“Hanya saja pelaporan beda yang kami laporkan jumlah kasus setiap hari adalah PCR kalau antigen ada laporannya all record Antigen kalau PCR itu all record PCR,” jelasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.