Pastor Projo Keuskupan Timika Seruhkan Gencatan Senjata di Intan Jaya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
(kiri) Saul Wanimbo - Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Timika, Pastor Dominikus Hodo, Pr – Ketua Unio Keuskupan Timika, Pastor Agustinus Elmas – Pastor Paroki Kristus Jaya Komopa Paniai, Pastor Amandus Rahadat – Pastor Paroki Gereja Katedral Tiga Raja Timika.
(kiri) Saul Wanimbo – Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Timika, Pastor Dominikus Hodo, Pr – Ketua Unio Keuskupan Timika, Pastor Agustinus Elmas – Pastor Paroki Kristus Jaya Komopa Paniai, Pastor Amandus Rahadat – Pastor Paroki Gereja Katedral Tiga Raja Timika.

TIMIKA | Para Pastor Projo Gereja Katolik Keuskupan Timika menyikapi konflik bersenjata antara TNI/Polri dengan TPNPB-OPM yang mengakibatkan krisis kemanusiaan di Intan Jaya, Papua.

Sebanyak 36 Pastor Projo Keuskupan Timika menyeruhkan agar kedua pihak segera melakukan gencatan senjata, dan menyarankan dialog parapihak sebagai solusi yang paling bermartabat.

Pernyataan itu disampaikan Pastor Dominikus Hodo, Pr (Ketua Unio Keuskupan Timika), Pastor Agustinus Elmas (Pastor Paroki Kristus Jaya Komopa Paniai), dan Pastor Amandus Rahadat (Pastor Paroki Katedral Tiga Raja), dalam konferensi pers di Timika, Minggu (31/10/2021).

Disampaikan bahwa konflik bersenjata di Intan Jaya dan wilayah lain di Papua telah berakibat jatuhnya banyak korban jiwa, termasuk anak-anak, serta menimbulkan gelombang pengungsian warga sipil skala besar.

“Maka, para Pastor Projo Keuskupan Timika, demi kewajiban kami untuk praktikkan Hak Asasi Manusia – berseru kepada kedua belah pihak yang sedang berperang TNI/Polri dan TPN/OPM agar segera mengadakan gencatan senjata,” kata Pastor Agustinus Elmas membacakan seruan tersebut.

Pastor Dominikus Hodo mengatakan, pada 11 Oktober 2021, rombongan Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C dan Pastor Administrator Keuskupan Timika Pastor Marthen Kuayo masih sempat berkunjung ke Bilogai, Intan Jaya untuk pentahbisan tiga imam baru.

Pada 12 Oktober 2021 berlangsung acara pentahbisan itu dengan hikmat. Semua orang terlibat langsung, baik masyarakat mau pun aparat keamanan setempat. Terlihat ada kedamaian dan sukacita yang amat indah.

Pasca kegiatan itu, kata Pastor Domi, Intan Jaya kembali bergejolak. Ketentraman dan damai lenyap dalam sekejap, setelah TNI/Polri kembali baku tembak dengan TPNPB-OPM.

“Baku tembak itu terjadi di tengah kota (Sugapa). Anda bisa bayangkan kalau baku tembak itu terjadi di tengah kota. Situasi itu menuntut kami para Imam Projo Keuskupan Timika harus bersuara,” tuturnya.

*Ribuan Warga Mengungsi*

Baku tembak sempat memanas di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Warga diteror dentuman senjata setiap saat dan membuat mereka terisolir.

Pada Selasa 26 Oktober, dua orang anak tertembak. Aprianus Sondegau (2 tahun) meninggal dunia, dan Yoakim Majau (6 tahun) terkena serpihan peluru dan saat ini sedang menjalani perawatan.

Kemudian, pada Jumat (29/10/2021) petang, terjadi kontak tembak antara TNI/Polri dengan TPNPB di dekat Bandara Bilogai. Saat itu pula Kantor Airnav unit Bilorai dibakar.

Pastor Yance Yogi dan Pastor Frans Sondegau, menyelamatkan enam orang warga yang terjebak dalam rumah yang dibakar di Bandara Bilogai. Mereka kemudian dibawa berkumpul bersama warga lainya yang mengungsi ke gereja.

Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Timika menerima laporan terakhir pada Jumat, sebanyak 1.955 warga telah mengungsi ke kompleks pastoran Paroki Bilogai.

Direktur SKP Keuskupan Timika, Saul Wanimbo mengatakan, para pengungsi terbagi di tiga titik, yaitu kompleks Pastoran Gereja Katolik Bilogai dan dua gereja stasi lain di sekitarnya.

“Kami menerima pesan dari Intan Jaya bahwa masyarakat yang mengungsi memang cukup banyak dan kelihatannya butuh bantuan pangan,” kata Wanimbo.

Saat ini, ribuan pengungsi beristirahat di kompleks pastoran, membuat tenda-tenda di sekitar sekolah dan lapangan sepak bola.

 

Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Baca Juga