seputarpapua.com

PB PON Bagi Tujuh Zona Assasment Klaster Kabupaten Jayapura

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PERTEMUAN | Koordinator PB PON Klaster Jayapura Kompol Zet Saalino bersama Waket Harian Yusuf Yambe Yambe. (Foto: Vidi)
PERTEMUAN | Koordinator PB PON Klaster Jayapura Kompol Zet Saalino bersama Waket Harian Yusuf Yambe Yambe. (Foto: Vidi)

JAYAPURA | Tim assessment PB PON Bidang Arena akan dibagi dalam tujuh zona di klaster Kabupaten Jayapura berdasarkan masing-masing venue pertandingan, untuk bertugas saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021.

Ketujuh zona tersebut yakni Zona Kampung Harapan, Zona AURI, Zona Gidi Stakin, Zona Barnabas Youwe, Zona Rindam XVII Cenderawasih, Zona Doyo Baru dan Zona di kawasan Advent.

“Zona pertama ada di Kampung Harapan, di situ ada empat cabor yakni Renang, Senam, Selam dan Panahan. Zona kedua di Auri ada empat cabor yakni Baseball, Softball, Menembak dan Rugby” ujar Koordinator PB PON Kabupaten Jayapura, Kompol Zet Saalino, Minggu (11/10).

Ditambahkan, untuk zona ketiga berada di zona Bas Youwe yang mempertandingkan penyisihan sepakbola.

“Terus ada zona Rindam dengan cabor Paralayang dan zona Stakin Gidi ada dua cabor yakni Kempo dan Muaythai, zona Doyo Baru ada tiga cabor Kriket, Hoki dan Gantole di Advent,” katanya.

Pria yang juga menjabat Wakapolres Jayapura ini mengaku sudah menggelar pertemuan dan rapat koordinasi bersama tim Bidang Arena untuk menetapkan tiap assessment terkait kondisi venue pertandingan, termasuk administrasi.

Sekaligus melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap kondisi terkini dari sejumlah venue yang berada di tujuh zona tersebut.

“Tim sudah kita bagi per zona, dan nanti mereka akan meng-assessment yang menyangkut proses kelengkapan administrasi venue, dan itu sangat penting karena bagaimana pun nanti pada saat mau dilaksanakan pertandingan administrasi itu sangat dibutuhkan untuk mencatat semua atlet, official dan berkaitan dengan pertandingan,” jelasnya.

“Kalau masih ada kekurangan, bisa segera dilaporkan oleh tim ke PB PON. Minimal apa yang bisa kita temukan sudah bisa dilaporkan. Kita akan lihat dulu kondisi venue karena ada proses, jadi tidak langsung dilengkapi, nanti kita laporkan dulu ke PB,” tambahnya.

Berita Terkait
Baca Juga