PDP di Mimika Melonjak Jadi 32 Orang, 22 ODP, dan 78 OTG

Reynold Ubra

TIMIKA | Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Mimika, Papua, mencatat pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 16 orang sehingga total sebanyak 32 kasus per Kamis (2/4) pukul 18.00 WIT.

Selain PDP, orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 5 menjadi 22 orang, kemudian orang tanpa gejala (OTG) juga bertambah 31 menjadi 78 orang. Sementara pasien yang terkonfirmasi positif masih tetap 3 orang.

Juru Bicara Pemkab Mimika untuk COVID-19 Reynold Ubra mengatakan, sejauh ini PDP yang dirawat berjumlah 11 orang. 8 PDP dirawat di rumah sakit rujukan RSUD Mimika dan 3 lainnya di dua rumah sakit swasta.

“Kemudian orang berbagai kriteria yang dirawat di Shelter berjumlah 20 orang, termasuk satu PDP baru akan dijemput malam ini,” katanya melalui video conference, Kamis malam.

Reynold menerangkan, terjadinya lonjakan jumlah PDP, ODP maupun OTG disebabkan masifnya pencarian kontak terhadap siapa saja yang memiliki kontak erat dengan pasien positif maupun kasus kematian yang berkaitan.

“Kami mencari kontak kemudian mengelompokkan dalam kelompok risiko rendah dan kelompok resiko tinggi,” kata dia.

Penyelidikan epidemologi masih terus dikembangkan dan diyakini masih ada cukup banyak orang yang memiliki kontak dengan pasien, baik PDP maupun positif COVID-19, serta dua kematian yang punya hubungan dengan klaster Lembang, Jawa Barat.

“Dari pasien 03 kami mendapat beberapa gambaran. Termasuk 1 ODP kami naikkan statusnya menjadi PDP karena mulai muncul gejala klinis mirip pasien COVID-19,” katanya.

Sementara itu, saat ini belum ada laporan kasus terkonfirmasi positif karena seluruh sampel yang dikirim telah diperiksa. Dimana dari 5 sampel yang diperiksa, 3 terkonfirmasi positif dan dua negatif.

Rencananya, pada Jumat (3/4) besok, sembilan sampel akan kembali dikirim ke Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) atau swab test, pemeriksaan lendir.

“Kemarin sampel tidak dikirim karena kami menunggu tabung VTM (virus transport medium) yang stoknya tersisa satu. Tadi siang, RSUD Mimika telah menerima 10 VTM dari tim gugus Papua,” kata Reynold.

Khusus untuk PDP dan OTG, katanya, tim penyelidikan epidemologi secara rutin setiap hari melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk meng-update kondisi mereka.

“Sementara ODP itu dipantau melalui telepon sesuai protokol penanganan COVID-19. Kami memprioritaskan PDP dan OTG, karena mereka melakukan kontak langsung dengan pasien yang sudah terkonfirmasi positif,” jelasnya.

 

Reporter: Sevianto
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar