Pecatur PON Papua Wakili Indonesia Ikuti Kejuaraan Dunia Catur Online Blitz

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERTANDING | Yosefh Taher saat bertanding secara online. (Foto: Vidi)
BERTANDING | Yosefh Taher saat bertanding secara online. (Foto: Vidi)

JAYAPURA | Yosefh Theolofius Taher salah satu pecatur milik Papua berhasil menembus babak final pada Kejuaraan Dunia Catur Online Blitz antar mahasiswa tahun 2021.

Keberhasilan Yosefh T. Taher masuk babak final karena menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Kejuaraan yang diikuti 960 peserta berasal 119 negara.

Masuknya Yosefh T. Taher ke babak final setelah melalui pertarungan sengit selama 10 babak, kemudian terpilih 8 pecatur yang lolos ke final. Mereka yang lolos adalah IM Yoseph Theolifus Taher (Indonesia), GM Iniyan P (India), GM Mikhail Antipov (Rusia), GM Grigoriy Oparin ( Rusia), IM Irakli Beradze (Georgia), GM Xu Yinglun (China), GM Haik Martirosyan (Armenia), dan GM Gabuzyan Hovhannes (Armenia).

Yosefh Taher mengumpulkan poin 2 dari hasil satu kali menang dan 2 remis. Dengan hasil tersebut, Yosefh Taher menempati urutan 7 Kejuaraan Dunia Catur Online Blitz antar mahasiswa tahun 2021.

Manajer tim catur PON Papua Ariadi menyambut baik torehan Yosef Taher dalam kejuaraan Dunia Catur Online Blitz antar mahasiswa tahun 2021.

“Lolos ke babak final dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kejuaraan itu, tentu kita apresiasi dan membanggakan, harapannya dalam kejuaraan-kejuaran selanjutnya grafik permainan terus meningkat,” ujar Ariadi, Kamis (18/3/2021).

Apalagi, lanjut Ariadi, saat ini tim catur PON Papua sedang menjalani pemusatan latihan di Ciawi Jawa Barat, tentu akan semakin banyak kesempatan untuk mengikuti turnamen baik itu domestik maupun mancanegara, secara online maupun langsung guna terus mengasah kemampuan sebelum terjun di PON.

“Kami memilih pemusatan latihan di Jawa Barat, agar lebih mudah mengikuti berbagai turnamen, terutama turnamen bertaraf nasional maupun Internaisonal,” ungkapnya.

Dengan terus mengikuti turnamen, kemampuan atlet akan semakin terasah dengan baik.

“Catur itu tidak cukup hanya latihan tapi juga harus praktek dengan ikut turnamen, sehingga teknik, mental pemain semakin teruji,” tuturnya.

Berita Terkait
Baca Juga