Pemalangan di Kantor Puspem Mimika, Satpol PP Mengaku Kecolongan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kasatpol PP Kabupaten Mimika, Paulus Dumais (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kasatpol PP Kabupaten Mimika, Paulus Dumais (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP mengaku kecolongan atas insiden pemalangan di di Lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika di Jalan Poros SP 3- Kuala Kencana oleh Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) yang meliputi Tsinga, Waa-Banti dan Aroanop (Tsingwarop), Kamis (2/11/2021).

Pasalnya lantai 3 merupakan ruangan para petinggi daerah Mimika yakni Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.

Kepala Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol PP), Paulus Dumais mengatakan satpol PP Kecolongan karena di pintu – pintu masuk pihaknya belum selektif menerima tamu sehingga lambat menerima informasi.

“Ini pusat pemerintahan jadi masyarakat mempunyai hak untuk masuk. Tapi kedepan kita akan perkuat pintu masuk untuk setiap orang yang keluar masuk harus dengan aturan, nanti dibackup dari kepolisian lagi kedepan,” kata Paulus kepada awak media, Kamis (2/11/2021).

Dijelaskan pihaknya selalu memantau jika masyarakat yang datang ke Kantor Puspem dalam kapasitas tidak memegang alat tajam tentu pihaknya tidak bisa melarang karena kantor tersebut merupakan pusat pemerintahan yang masyarakat memiliki hak untuk masuk.

“Kalau mereka naik dalam kapasitas yang tidak memegang alat tajam kan tidak ada kekhawatiran. Kalau mereka datang dengan alat tajam dan lainnya pasti ktia sudah duluan. Tapi datang sifatnya biasa tentunya kita tidak bisa melarang,” ujarnya.

Namun, mengenai kayu yang dibawa oleh masyarakat untuk melakukan pemalangan Kasatpol PP menjelaskan awalnya masyarakat datang tanpa membawa kayu. Namun beberapa saat kemudian ada yang turun dari lantai tiga kemudian masuk lagi sambil membawa kayu.

“Di sini (lantai 3 – red) ada personil. Kedepan kita lebih selektif di pintu masuk dan kita sudah sampaikan kepada bupati bahwa nanti ada personil kepolisian didekat kita,” ungkapnya.

Mengenai aksi yang dilakukan oleh FPHS, pihaknya mengaku nantinya akan dibuat laporan polisi.

“Itu ada penyidik PNS nanti mereka bikin kerusakan dan kita padukan dengan kepolisian punya. Kerusakan nanti kita buat laporan,” ujarnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga