seputarpapua.com

Pemasaran Produk BUMDes Menjadi Perhatian Kemendes PDTT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Ist)
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Ist)

JAKARTA | Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) penting untuk perkembangan ekonomi desa.

Kementerian yang dipimpinnya juga memperhatikan semua aspek mengenai BUMDes agar bisa berkembang, termasuk soal pemasaran.

“Pemasaran produk BUMDes juga menjadi perhatian karena berbicara soal produktifitas jauh lebih mudah dibandingkan berbicara soal pemasaran produk,” kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Ini menjadi masalah, kata Gus Menteri karena berbicara pemasaran tidak lepas dari kesiapan produktiftas.

“Sering kita temukan, produk bagus tapi pemasarannya lemah hingga tidak berkembang,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Di sisi lain ditemukan pemasaran bagus tapi keberlanjutan produksinya lemah, akhirnya para offtaker yang semula semangat menjadi kendor karena permintaan tidak sesuai dengan harapan.

Untuk itu, Gus Menteri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penguatan BUMDes, termasuk bagaimana memasarkan produk-produk yang dihasilkan.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini menegaskan jika Unit Usaha yang bangun oleh BUMDes bisa apa saja sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

BUMDes tidak boleh menciptakan usaha atas berbagai usaha yang sudah dilakukan oleh warga masyarakat di desa itu.

“Ini menegaskan posisi BUMDes untuk masyarakat atau warga desa, bukan untuk dirinya sendiri,” kata Mantan Krtua DPRD Jombang ini.

Sehingga jika usaha masyarakat sudah bagus misalnya di bidang produksi makanan ringan, maka BUMDes tidak berbisnis sejenis.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba Latuapo
Berita Terkait
Baca Juga