Pembangunan Balai Latihan Kerja di Mimika Masih Jadi Tanda Tanya

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di Mimika selalu menjadi kerinduan semua masyarakat khususnya para pencari kerja di Mimika.

Namun, hingga kini pendirian BLK masih menjadi tanda tanya kapan akan mulai dibangun.

Pemda membangun BLK ini juga sudah disampaikan Kementerian Tenaga Kerja melalui Dirjen PHI dan Jaminan Sosial, Retno Isnaningsih meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera membangun Balai Latihan Kerja (BLK).

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng juga pada Maret 2021 lalu memberikan pernyataan bahwa akan membangun BLK di tanah yang baru dan tidak lagi memakai BLK yang lama yang sudah tidak difungsikan tersebut dengan alasan status lahan.

Dinas Ketenagakerjaan mengklaim bahwa pihaknya pun sudah melakukan upaya – upaya untuk membangun sebuah BLK di Mimika.

Namun, usaha tersebut masih terkendala dengan pengurusan tanah yang harus menjadi tanggung jawab dari pihak Dinas Pertanahan Mimika, karena tanah menjadi salah satu syarat.

“Lokasi yang diajukan disetujui. Jadi pada prinsipnya kita tunggu saja, usaha sudah kita lakukan lobby dananya, kita sudah ajukan proposal ke kementerian, ke Bappenas. Secara administrasi sudah dipenuhi. Mereka di pusat sudah budgetkan (dana) sisa menunggu dari dinas pertanagan pertanahan kalau sudah oke tinggal eksekusi,” kata Kepala Disnaker Mimika, Paulus Yanengga, Rabu (5/1/2022).

Dimana kata Paulus untuk masalah tanah adalah ranahnya dinas pertanahan jika sudah selesai diurus dan dianggarkan maka sudah bisa dibangun.

Untuk lokasinya, Paulus engganmembeberkan. ” Lokasinya karena belum fix jadi belum bisa kami sampaikan jangan sampai ada perubahan,” ujarnya.

Sementara untuk masterplannya juga, Paulus menuturkan saat ini sudah ada dan ditangani langsung oleh Bappenas.

“Perencanaannya kita libatkan Bappenas agar dananya jangan dipotong potong dan juga supaya mereka serius bantu kita,” pungkasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.