Pembobol Mesin ATM Bank Mandiri di Mimika Hanya Gasak Rp1,4 Juta

PETUGAS | Petugas Bank Mandiri saat melakukan pengecekan dan mengamankan uang yang berada di mesin ATM di depan Kokarfi Jalan Budi Utomo. (Foto: Muji/SP)
PETUGAS | Petugas Bank Mandiri saat melakukan pengecekan dan mengamankan uang yang berada di mesin ATM di depan Kokarfi Jalan Budi Utomo. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri yang berada di depan Koperasi Karyawan Freeport (Kokarfi) di jalan Budi Utomo, Distrik Mimika Baru, Timika, Papua diketahui hanya berhasil menggasak uang senilai Rp1,4 juta.

Kepala Kantor Bank Mandiri Timika, Karyadwina Ukar mengatakan, pasca pembobolan mesin ATM di depan Kokarfi, Selasa (26/5) pihak sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mimika untuk melakukan pengamanan terhadap box uang yang masih tersisa.

“Kemarin kami sudah amankan box berisi uang. Sementara mesin masih di tempat,” kata Ukar saat dikonfirmasi seputarpapua.com Rabu (27/5).

Sementara uang yang berhasil diambil oleh pembobol Ukar mengatakan, sebanyak 14 lembar pecahan Rp100 ribu.

“Uang yang diambil hanya Rp1,4 juta. Karena untuk membongkar mesin ATM itu susah,” ujarnya.

Sebelumnya, Ukar menuturkan, kejadian pembobolan mesin ATM ini diketahui sekitar pukul 05.30 WIT Selasa (26/5), saat petugas hendak melakukan pemeriksaan dan pengecekan.

“Disaat hendak dilakukan pemeriksaan dan pengecekan, mesin ATM tersebut sudah rusak. Sehingga lapor ke saya, dan kami pun berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mimika,” kata Ukar di lokasi kejadian.

Kata dia, mesin ATM ini semua rusak karena dibongkar oleh pelaku. Sementara untuk kerugian yang dialami dengan rusaknya mesin ATM ini bisa mencapai ratusan juta.

Ukar menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan wilayah untuk melakukan penutupan sebagian mesin ATM. Khususnya, mesin ATM yang berada di publik area dan tidak ada penjagaan.

Apalagi sekarang ini diberlakukan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD), sehingga jarang dilakukan pemeriksaan.

“Mesin ATM yang kami kelola kurang lebih 30an unit. Dan kami akan pertimbangkan keamanan, maka kami usulkan untuk dilakukan penutupan sementara,” tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar