Pemda Mimika Perpanjang Pembatasan Sosial Hingga 23 April

Bupati Omaleng: Hasil Kajian UGM, Mimika Paling Layak Jadi Ibu Kota Provinsi
Salah satu ruas jalan utama di Kota Timika. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, memperpanjang pembatasan sosial hingga 23 April 2020.

Sebelumnya pembatasan sosial ini berlaku sejak 26 Maret hingga 9 April 2020. Dimana seluruh aktivitas masyarakat dibatasi dari pukul 06.00-14.00 WIT.

Perpanjangan ini untuk meminimalisir penyebaran virus corona baru atau Covid-19 di Mimika.

Mengingat, berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, hingga Kamis (2/4) pukul 18.00 WIT, jumlah pasien postif virus corona berjumlah 3 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 32 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 22 orang, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 78 orang.

Sekretaris Daerah Mimika Marthen Paiding meminta kepada masyarakat untuk menerapkan pembatasan sosial ini, sehingga dapat meminimalisir wabah virus corona.

“Pembatasan sosial diperpanjang hingga 23 April 2020,” kata Marthen di Timika, Jumat (3/4).

Marthen mengimbau kepada ojek online, ojek konveksional, dan mobil rental yang masih berada di pangkalan agar mematuhi Instruksi Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar