Pemda Mimika Ubah Sistim Pemberian Beasiswa, Kampus yang Dituju Harus Ada MoU

Sekda Kabupaten Mimika, Michael Gomar. Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua
Sekda Kabupaten Mimika, Michael Gomar. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua akan mengubah sistim penjaringan calon penerima beasiswa bagi anak-anak lulusan SMA di Timika untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengubah sistim perekrutan dari proposal seperti yang sudah berjalan selama ini ke sistim seleksi. Hasilnya juga akan diumumkan secara terbuka.

Calon penerima beasiswa diprioritaskan anak-anak suku Amungme Kamoro, dan anak-anak yang lahir besar Timika (Lebeti).

Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Michael R. Gomar mengatakan, nantinya ada panitia yang dibentuk untuk menyeleksi para peserta calon penerima beasiswa.

Mereka juga akan dibimbing untuk memilih jurusan. Dan yang tak kalah penting adalah kampus yang dituju harus kampus yang telah memiliki perjanjian kerja sama dengan Pemda Mimika.

“Kampus yang dituju adalah kampus yang sudah memiliki MoU, termasuk jurusan-jurusan yang disepakati,” Jelas Sekda ketika diwawancarai awak media, di Kantor Bappeda, Kamis (19/8/2021).

Sekda menegaskan, Pemda tidak akan membiayai mahasiswa yang tidak mengikuti seleksi dalam calon penerima beasiswa pendidikan.

“Karena sistemnya proposal, maka ada kasus, sudah pergi kuliah baru ajukan proposal untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah. Ini adalah sistim yang keliru,” ujarnya.

“Pemerintah tidak lagi menerima proposal bantuan pendidikan. Beasiswa akan diberikan kepada mereka yang mengikuti seleksi dan dinyatakan lulus. Kemudian tempat kuliahnya adalah kampus yang sudah ada MoU dengan Pemda Mimika,” tambahnya.

Bantuan pendidikan akan disesuaikan dengan anggaran yang dialokasikan untuk membiayai jumlah mahasiswa yang akan disekolahkan

“Jadi yang mau mengikuti seleksi silahkan mengikuti seleksi sebanyak – banyaknya tapi yang nanti akan dipilih atau lulus benar-benar dari hasil seleksi. Jadi bukan anggaran yang sesuaikan jumlah peserta, tapi jumlah peserta yang disesuaikan dengan anggaran,” terangnya.

Nantinya, jurusan yang akan dipilih adalah yang sesuai dengan kebutuhan daerah sehingga jika sudah lulus bisa kembali mengabdi di Mimika.

reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.