Pemekaran Papua Selatan, Thomas Safanpo: Hanya Tunggu Dokumen Dukungan Tiga Kabupaten

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketua Tim PPS, Thomas E. Safanpo. (Foto: M. Dul/ Seputarpapua)
Ketua Tim PPS, Thomas E. Safanpo. (Foto: M. Dul/ Seputarpapua)

MERAUKE | Ketua tim pemekaran Provinsi Papua Selatan, Thomas Eppe Safanpo memberikan apresiasi atas dukungan Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian dalam upaya mendorong daerah otonomi baru di Papua. 

Dukungan dan arahan Mendagri terhadap percepatan pemekaran PPS perlu dicermati dan di tindaklanjuti bersama oleh kepala daerah di selatan Papua.

“Kami patut bersyukur kepada Tuhan karena ada arahan dan solusi soal PPS yang disampaikan Mendagri beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Merauke,” kata Thomas kepada media ini melalui sambungan telpon seluler, Selasa (14/9/2021).

Dijelaskan Thomas, ada hal penting yang menjadi pekerjaan rumah (PR) kepala daerah di selatan Papua. Seperti arahan Mendagri bahwa aspirasi pemekaran itu berasal dari tokoh masyarakat, DPR, MRP dan Pemerintah Provinsi.

PR yang di maksud Thomas, belum adanya dokumen dukungan yang terbaru dari tiga daerah, yakni Kabupaten Merauke, Boven Digul dan Mappi.

“Kalau dokumen dukungan yang dulu itu ada, cuma ini harus ada dokumen dukungan yang terbaru. Nah, sampai saat ini baru Kabupaten Asmat yang punya dokumen dukungan itu lengkap, sementara tiga kabupaten lainya belum, padahal hal ini kita sudah sampaikan jauh-jauh hari untuk disiapkan. Tapi nyatanya sampai saat ini belum ada dokumen tersebut di sekretariat bersama PPS,” tegas Thomas.

Thomas mempertegas, pemekaran PPS bukan untuk kepentingan kelompok elit politik, tetapi pemekaran ini merupakan aspirasi masyarakat selatan Papua sejak belasan tahun lalu.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian menyebutkan Pemekaran Provinsi Papua Selatan bisa dengan 4 kabupaten.  Hal ini bisa terjadi jika Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan rujukan dari Undang-undang Otsus telah di sepakati.

“Bisa dengan 4 kabupaten, tetai syaratnya, harus kompak dan aspirasi dari tokoh masyarakat. Aspirasi serahkan langsung ke pak Presiden,” ungkap Tito saat berkunjung ke PLBN Sota, Merauke, Papua, Minggu, (12/9/2021).

Reporter: M. Dul
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Baca Juga