Pemkab Asmat Evaluasi Hasil Penanganan Outbreak Response Immunization Campak

Pemkab Asmat melakukan evaluasi hasil penanganan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak. (Foto: Elgo Wohel/Seputarpapua)
Pemkab Asmat melakukan evaluasi hasil penanganan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak. (Foto: Elgo Wohel/Seputarpapua)

ASMAT | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat melakukan evaluasi hasil penanganan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak sekaligus pencabutan status penanganan kejadian luar biasa (KLB) campak di wilayah itu, pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Kegiatan evaluasi berlangsung di Aula Worou Cem Kesbangpol Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, yang dipimpin Asisten II Sekda dan dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan, para pimpinan OPD, serta perwakilan dari Polres Asmat.

Asisten II Sekda Asmat Daniel Rumruren menyampaikan bahwa, evaluasi hasil penanganan ORI campak dilakukan sekaligus pencabutan status KLB campak yang dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Asmat Nomor: 440/740/BUP/VIII/2023 tentang Pencabutan Penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Campak di Kabupaten Asmat tahun 2023.

“Sejak di tetapkannya status KLB penyakit campak pada tanggal 19 Juni tahun 2023 di Kabupaten Asmat, berdasarkan pengamatan (surveilans) menunjukkan adanya penurunan jumlah kasus, suspek campak, pada akhir bulan Juli,” jelas Daniel.

Daniel mengatakan target pelaksanaan Outbreak Response Immunization atau imunisasi campak massal telah dilakukan di tiga wilayah kerja, mulai dari distrik Agats yakni di kampung Bis Agats, Mbait, Syuru, Kaye, Asuwetsy, Ewer, Bismam, Saw, Biriten, Yepem, Peer, Uwus, Bou, Yaun dan Yufri.

Kemudian Distrik Akat di kampung Bayiwpinam, Cumnew, Jewes, Ayam, dan Wawcesaw. Dan distrik Sawa Erma di kampung Mumugu 1 dan Mumugu 2.

Meski status penanganan KLB campak telah dicabut, Daniel mengatakan untuk tetap dilaksanakan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian.

“Tetap melaksanakan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit campak, yaitu melaksanakan pemberian imunisasi MR pada anak, pemberian vitamin A pada anak, surveilans pada kasus campak, penyuluhan atau edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

penulis : Elgo Wohel
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan