Pemkab Mimika Diminta Berkoordinasi dengan Pemilik Lahan untuk Pengembangan Pelabuhan Pomako

KETERANGAN - Kuasa hukum PT Bartuh Langgeng Abadi Eus Berkasa (kiri) yang didampingi Direktur PT Bartuh Langgeng Abadi Sulaksono (tengah) dan Komisaris PT Bartuh Langgeng Abadi Soemitro (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto : Muji/SP)
KETERANGAN | Kuasa hukum PT Bartuh Langgeng Abadi Eus Berkasa (kiri) yang didampingi Direktur PT Bartuh Langgeng Abadi Sulaksono (tengah) dan Komisaris PT Bartuh Langgeng Abadi Soemitro (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika diminta untuk berkoordinasi dengan pemilik lahan, terkait dengan rencana pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Pomako.

Rencana pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Pomako ini terungkap, setelah adanya kunjungan kerja Staf Ahli Kementerian Perhubungan ke Mimika beberapa waktu lalu.

Kuasa Hukum PT Bartuh Langgeng Abadi, Eus Berkasa mengatakan, saat Staf Ahli Kementerian Perhubungan berada di Mimika, Pemkab menyampaikan bahwa masalah lahan sudah selesai.

Bahkan dari Pemkab akan membuat peryataan bahwa masalah lahan itu tidak ada masalah dikemudian hari. Namun yang terjadi, sampai sekarang ini status kepemilikan lahan itu belum diselesaikan.

“Ini yang membuat klien saya (PT Bartuh Langgeng Abadi) keberatan. Karena selaku pemilik lahan di wilayah Pelabuhan Pomako tidak pernah dilibatkan atau diajak berkoordinasi terkait rencana pengembangan Pelabuhan Pomako tersebut,” kata Eus di Hotel Serayu, Sabtu (19/9).

Menurut Eus, kliennya memiliki lahan seluas 56 hektar yang dibuktikan dengan dokumen kepemilikian, mulai dari surat pelepasan sampai sertifikat.

“Sertifikat merupakan bukti sah kepemilikan lahan. Dimana, sertifikat itu sebagai bukti bahwa negara sudah memberikan kepastian sekaligus perlindungan, bukan hanya kepada lahannya namun juga kepada pemegang lahannya,” jelasnya.

Sebenarnya, masalah lahan di Pelabuhan Pomako ini beberapa tahun lalu pernah dilakukan pertemuan di Jakarta, antara Pemkab Mimika dan PT Bartuh Langgeng Abadi, yang difasilitasi oleh Kemenhub melalui Dirjen Perhubunngan Laut .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.