Pemkab Mimika Kembali Datangkan 3.000 Rapid Test

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, kembali mendatangkan 3.000 rapid test. Alat pendeteksi antibodi itu rencananya akan tiba, pada Minggu (31/5).

Juru Bicara Covid-19 Mimika Reynold Ubra mengatakan, 3.000 rapid test itu dibiayai secara mandiri oleh Pemkab Mimika.

“Rapid test kami yang dibiayai langsung Pemerintah Kabupaten Mimika berjumlah 9.500 rapid test. Dan hari Minggu akan tiba lagi sebanyak 3.000 rapid test,” kata Reynold dalam video conference yang difasilitasi Dinas Kominfo Mimika, Jumat (29/5) malam.

Menurut Reynold, ada dua strategi dalam penjaringan kasus Covid-19 melalui rapid test antibodi.

Pertama, rapid test dilakukan kepada masyarakat yang sudah ditetapkan dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Kedua, melakukan rapid test massal termasuk kepada masyarakat yang melanggar Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD).

Dari strategi ini nantinya akan dilihat tren kasus positif Covid-19 dengan dua populasi yang berbeda.

“Kami akan memberi gambaran bagaimana tren kasus positif pada saat rapid test massal itu dilakukan. Kita bandingkan dengan orang-orang yang miliki hubungan erat atau kontak erat dengan kasus positif, seberapa besarnya trennya dengan dua populasi yang bebeda ini,” ujar Reynold.

Sementara itu, hingga Jumat malam kumulatif positif Covid-19 di Mimika sebanyak 226 kasus.

Dari 226 kasus, 129 pasien masih dalam perawatan, 93 pasien sembuh dan 4 kasus kematian.

 

Reporter: Aditra
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar