seputarpapua.com

Pemkab Mimika Resmi Larang Warga Mudik Lebaran

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BANDARA | Suasana Bandara Mozes Kilangin Timika pada tanggal 4 Mei 2021. (Foto: Muji/Seputarpapua)
BANDARA | Suasana Bandara Mozes Kilangin Timika pada tanggal 4 Mei 2021. (Foto: Muji/Seputarpapua)

Menurutnya larangan mudik yang berlaku mulai tanggal 6 agak percuma karena saat-saat ini juga warga sudah bisa melakukan perjalanan keluar daerah.

“Kan percuma juga. Misal hari ini sampai besok pesawat penuh kita tidak bisa larang,” ungkapnya.

Dalam surat edaran tersebut juga akan ada sanksi bagi yang melanggar atau melakukan perjalanan mulai 6 sampai 17 Mei sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Hanya nanti kita sikapi pada saat mereka kembali apa yang akan kita lakukan di bandara atau di pelabuhan,” kata John.

Peniadaan mudik dikecualikan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Untuk pelaku perjalanan dari dan ke Kabupaten Mimika selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri sebagaimana dimaksud wajib memiliki surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan.

SIKM memiliki ketentuan berlaku secara individu untuk satu kali perjalanan pergi pulang dari dan ke Kabupaten Mimika dan bersifat wajib bagi pelaku perjalanan berusia 17 tahun ke atas.

Satgas covid Mimika yang dibantu otoritas penyelenggara transportasi umum bersama-sama menyelenggarakan pengendalian perjalanan orang dan transportasi umum yang aman Covid-19 dengan membentuk pos-pos pengamanan terpadu.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga