Pemkab Puncak Tanggung Biaya Pemulangan Jenazah Samsu Sattu ke Toraja

Jenazah Samsu Sattu tiba di rumah duka di rumah duka, lorong Sesean, Jalan Samratulangi, Timika, Selasa (26/4/2022). (Foto: Aditra)
Jenazah Samsu Sattu tiba di rumah duka di rumah duka, lorong Sesean, Jalan Samratulangi, Timika, Selasa (26/4/2022). (Foto: Aditra)

TIMIKA | Jenazah Samsu Sattu (45) korban penembakan di Ilaga, Kabupaten Puncak, berhasil dibawa ke Timika, Selasa (26/4/2022).

Jenazah korban kini disemayamkan di rumah duka, lorong Sesean, Jalan Sam Ratulangi, Timika. Gereja memberikan pelayanan ibadah penghiburan bagi keluarga korban.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Puncak, Mulianto, mengatakan rencananya jenazah Samsu Sattu akan dibawa ke kampung halaman di Kurra, Tana Toraja, Rabu (27/4/2022) besok.

“Iya, rencana besok (Rabu) akan diterbangkan ke Toraja dengan pesawat Batik Air,” katanya.

Bupati Puncak Willem Wandik, kata Mulianto, memberi perhatian serius hingga seluruh biaya pemulangan jenazah Samsu Sattu akan ditanggung Pemerintah Kabupaten Puncak.

“Bupati menyampaikan bahwa akomodasi pesawat akan ditanggung oleh pemerintah daerah sampai tiba di kampung halaman di Toraja,” jelasnya.

Samsu Sattu diketahui merupakan seorang tukang bangunan di Ilaga, dan menjadi tumpuan hidup empat orang anak dan istrinya yang ditinggal di Toraja.

“Almarhum meninggalkan seorang istri, empat anak, semua ada di Toraja,” kata Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Puncak, Mulianto, di Timika, Selasa.

Selain sebagai tukang bangunan, Samsu juga kadang mengisi waktu senggang dengan menarik ojek di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak.

“Beliau tukang bangunan pelopor di Kabupaten Puncak, terkadang ngojek sambilan jika tidak ada pekerjaan bangunan. Sudah sekitar 3 tahunan sebagai tukang di Kabupaten Puncak,” kata Mulianto.

Ia mengisahkan, Samsu Sattu pada sore hari itu tiba-tiba ditembak OTK ketika sedang duduk minum kopi bersama empat orang temannya di teras rumah.

“Tiba-tiba ada dua orang lewat di depan rumah itu dan langsung melepaskan satu tembakan tepat ke arah pak Samsu. Beliau langsung tersungkur, jatuh, dan meninggal,” kata Mulianto.

Advertisements

Rekan-rekan Samsu, kata Mulianto, sempat berupaya mengejar pelaku. Sayangnya, pelaku kabur secepat kilat hingga menghilang usai masuk ke sekitar sungai.

“Teman-teman yang lain mau mengejar pelaku namun pelaku itu lari sangat cepat ke jalan raya dan masuk ke arah sungai,” katanya.

 

editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan