Pemprov Papua Siapkan Dana Rp30 Miliar Bagi Tiga Provinsi Baru

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sambutan pada pencanangan pembagian 10 juta bendera merah putih di Merauke, Jumat (12/8/2022). (Foto: Emanuel)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sambutan pada pencanangan pembagian 10 juta bendera merah putih di Merauke, Jumat (12/8/2022). (Foto: Emanuel)

MERAUKE | Pemerintah Provinsi Papua telah menyiapkan dana hibah sebesar Rp30 miliar bagi Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Tengah.

Masing-masing provinsi tersebut mendapat alokasi dana sebesar Rp10 miliar.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun menyatakan, dana hibah untuk ketiga provinsi baru tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Pemprov Papua pada tahun ini.

Dana tersebut dimaksudkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan pada masing-masing daerah otonomi baru.

Dana untuk tiga provinsi yang baru dimekarkan ini akan diserahkan Pemprov Papua pada bulan Oktober 2022.

“Dana tersebut untuk penyelenggaraan pemerintahan ketiga provinsi yang baru,” kata Rumasukun mewakili Gubernur Papua Lukas Enembe dalam acara pencanangan 10 juta bendera merah putih di Kabupaten Merauke, Jumat (12/8/2022).

Selain memberikan dana hibah, Pemerintah Provinsi Papua juga akan memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tiga provinsi baru.

Kemudian, melakukan pembiayaan terhadap kebutuhan sarana prasarana dan menyiapkan dokumen atau dengan kata lain pengalihan ASN, dan Pembiayaan Sarana Prasarana dan Dokumen (P3D).

“Untuk personel ASN, pembiayaan sarana prasarana dan dokumen akan dilakukan dalam waktu dekat,” singkatnya.

Sementara Bupati Merauke, Romanus Mbaraka dalam kesempatan acara pencanangan 10 juta bendera, meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar dapat memberikan dukungan untuk awal penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Kabupaten Merauke.

“Kami memohon dukungan dari Bapak Menteri Dalam Negeri terkait segala persiapan untuk penyelenggaraan Provinsi Papua Selatan. Baik itu terkait infrastruktur pemerintahan, personalia maupun urusan lain untuk awal roda pemerintahan provinsi baru ini,” kata Mbaraka.

Selain dukungan teknis tersebut, Mbaraka juga meminta tuntunan dan pendampingan dari Kementerian Dalam Negeri, sehingga penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Selatan bisa berjalan dengan baik dan memenuhi harapan maayarakat di kawasan selatan Papua.

“Kami (Provinsi Papua Selatan) baru lahir. Kami lahir dari rahim Selatan Tanah Papua yang juga kaya akan sumber daya alam. Karenanya kami meminta bantuan Bapak Mendagri untuk mendukung kami agar dapat melaksanakan persiapan awal Provinsi Papua Selatan. Sehingga ke depan pemerintahannya dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu Mendagri Tito Karnavian menyatakan, kehadiran tiga provinsi baru di Papua bertujuan untuk mempercepat pembangunan, mendekatkan pelayanan birokrasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua.

“Tiga provinsi ini hadir juga untuk menjawab aspirasi masyarakat, seperti Provinsi Papua Selatan ini aspirasi masyarakat itu sudah 20 tahun,” kata Tito.

Tito Karnavian menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan beberapa kementerian tentu akan mendorong penyelenggaraan pemerintahan di ketiga provinsi baru.

Pemerintah juga berharap dukungan masyarakat dan elemen lainnya untuk merealisasikan pembentukan DOB sekaligus terkait upaya yang akan dilakukan dalam rangka menunjang penyelenggaraan pemerintahan provinsi baru tersebut.

“Untuk APBD tiga provinsi baru ini mekanisme anggaran awalnya sedang diatur di Kementerian Keuangan. Akan ada dana hibah dari provinsi induk, dan dana hibah dari segenap kabupaten yang ada di setiap DOB. Kita juga ada bentuk tim terkait anggaran ini,” tandas Tito.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Emanuel
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.