Pemuda di Timika Gantung Diri, Sempat Meminta Maaf ke Sejumlah Kerabat

TEWAS | Seorang pemuda berinisial JER (25) ditemukan tewas gantung diri di kamar kost, pada Minggu malam, 26 Desember 2021. (Foto: Ist/Seputarpapua)
TEWAS | Seorang pemuda berinisial JER (25) ditemukan tewas gantung diri di kamar kost, pada Minggu malam, 26 Desember 2021. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Seorang pemuda berinisial JER (25) ditemukan tewas gantung diri dikamar kost-nya di Jalan Kartini ujung, Mimika, Papua, Minggu malam, 26 Desember 2021.

Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, kejadian ini bermula ketika seorang saksi berinisial KR alias Billy memperoleh informasi via telepon dari pacar korban berinisial Db, yang berada di Yogyakarta. Dijelaskan bahwa JER tidak ada kabar, bahkan telah dihubungi namun tidak merespon.

Lantaran saksi KR masih menerima tamu natal, saksi menyampaikan kepada pacar korban bahwa nanti setelah tamu pulang barulah mengecek korban.

Sekitar pukul 21.00 WIT, saksi kembali menerima telepon dari pacar korban, meminta tolong sekali lagi kepada saksi untuk mengecek korban di kost. Akhirnya saksi mengumpulkan beberapa rekannya untuk bersama-sama mengecek korban di kost-nya yang terletak di Jalan Kartini Ujung, Distrik Mimika Baru.

Saat tiba di kost korban sekitar pukul 22.00 WIT, pintu kost korban terkunci. Saksi dan rekannya berupaya memanggil korban namun tidak ada respon. Mereka kemudian mencoba mendobrak pintu dan memecahkan kaca jendela untuk masuk.

Setelah pintu berhasil dibuka, saksi dan rekan-rekannya menemukan korban dalam posisi tergantung dengan kain melingkar dileher. Mereka kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terdapat tali di bagian leher dengan ikatan simpul hidup, lidah korban menjulur keluar dan terdapat luka gores pada bagian pergelangan tangan kanan. Kemudian kedua tangan posisi mengepal, jarak tumit kaki ke lantai sekitar 10 cm, dan ujung jari kaki menyentuh lantai.

Usai olah TKP, jasad korban kemudian di evakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika.

Informasi lainnya yang diperoleh pihak kepolisian bahwa, sebelum kejadian korban sempat berkomunikasi dengan saksi pada tanggal 25 Desember 2021, dan sempat menyampaikan permohonan maaf.

Setelah kejadian, baru diketahui bahwa korban juga meminta maaf kepada kerabatnya yang lain.

Saksi mengetahui bahwa orangtua (ayah) korban telah meninggal dunia di Ambon sekitar tanggal 3 Desember 2021. Atas kematian orangtuanya, korban berangkat ke Ambon dan baru kembali ke Timika sekitar tanggal 6 Desember 2021.

Kasus ini sedang ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika.

reporter : Saldi
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.