Penderita Stunting di Papua Tengah Dapat BLT, ini Kriterianya

Penderita Stunting di Papua Tengah Dapat BLT
Kadinkes Papua Tengah Silwanus Sumule (Foto: Christian Degei/Seputar Papua)

NABIRE | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan Papua Tengah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada anak-anak yang penderita stunting agar jumlahnya bisa segera diturunkan atau dihilangkan.

Data penerima BLT nantinya akan diambil dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Papua Tengah.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan memberikan bantuan langsung tunai kepada anak-anak penderita stunting yang sudah terdata oleh pihak Puskesmas setempat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Silwanus A. Sumule, di Nabire, Kamis (12/10/2023).

Para orang tua penderita stunting, sambung Sumule, dapat menggunakan BLT yang diterima untuk memberikan asupan makanan yang bergizi kepada anak-anaknya agar kesehatannya bisa pulih.

Jumlah BLT yang akan diterima masih disesuaikan dengan kondisi anak yang secara berkala memeriksakan kesehatan di Puskesmas.

“Pertama kepada Baduta, jadi pada umumnya yang berumur dibawah dua tahun. Kalau berat badannya tidak naik saat penimbangan, maka ia mendapat Rp 850.000. Kalau berat badan turun lagi, maka orangtuanya dapat Rp 850.000 langsung ke rekening orangtuanya. Kalau penderita stunting yang kurus dia dapat Rp 1 juta per bulan langsung transfer ke rekening orang tuanya untuk membelikan makanan bergizi,” jelas Sumule,

Karena di delapan Kabupaten di Provinsi Papua Tengah angka stunting mencapai 35-36 persen. Khusus di Kabupaten Nabire menurut data Dinkes Papua Tengah terdapat 6,09 penderita stunting. Sementara, menurut data statistik menyebutkan angka stunting di Papua Tengah berkisar 17,1 persen.

Sumule menekankan, Pj Gubernur Papua Tengah memberi perhatian sangat besar atas upaya pengentasan stunting sehingga seluruh perangkat yang diperlukan untuk mengetasi masalah tersebut, terus disiapkan.

“Beberapa hari yang lalu, ibu Penjabat Gubernur Papua Tengah di Puskesmas Wami telah melaunching ‘Gerakan Cepat Atasi Stunting’. Gerak cepat ini sementara kami sedang kerjakan, dan kemarin di Bandara Nabire baru juga ibu Penjabat Gubernur Papua Tengah menyerahkan rompi untuk Satuan Tugas (Satgas) Stunting dan semua ini kita lakukan untuk upaya mengurangi angka stunting yang cukup tinggi di Papua Tengah ini,” tutur Sumule.

Upaya lain, Dinkes Papua Tengah juga Tengah mendorong pada kader stunting di setiap Distrik untuk mengikuti pembekalan. Pembekalan tersebut bertujuan mempelajari teknik pengambilan data bagi penderitaan stunting di lapangan.

“Sebelumnya kita sudah melakukan pertemuan. Saya undangan sejumlah kader-kader yang ada disetiap Puskesmas yang ada untuk mengikuti sosialisasi pada Minggu lalu. Hari ini mereka mengikuti pembekalan untuk teknik pengambilan data di lapangan,” katanya.

“Jadi para kader ini kami bayar honornya. Mereka mendata kepada penderita stunting di setiap distrik atau kampung yang ada. Kami bayar perbulan Rp 250.000. Targetnya satu orang harus dapat empat anak penderita stunting, kalau dapat empat orang maka, dia dapat Rp 1 juta,” terang Sumule.

Advertisements

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Papua Tengah Yohanes Tebai menjelaskan, para kader stunting yang diikutsertakan dalam pembekalan tersebut bertujuan mendidik teknik pengelolaan data bagi penderitaan stunting yang ada di setiap kampung atau setiap Distrik.

“Dalam pembekalan ini kami memberikan penjelasan cara atau teknik pengambilan data dan kemudian mereka juga mempelajari pemahaman terkait jenis makanan bergizi, lalu cara menggunakan uang tunai yang ditransfer kepada orang penderita. Para kader ini yang akan menjelaskan kepada orang tua penderita tentang cara membeli dan mengelola makanan bergizi supaya dengan adanya bantuan penderita, angka stunting bisa menurun,” katanya.

Kami berharap dengan adanya pembekalan ini para kader mempu memberikan penjelasan yang baik kepada orang tua para penderita stunting dan uang tunai yang diberikan pemerintah bisa bermanfaat untuk memulihkan kesehatan anak-anak di Papua Tengah.

penulis : Christian Degei
editor : Wan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan