Pengawas YPMAK Kunjungi Tiga Mitra Pendidikan dan Cek Langsung Kondisi Mahasiswa di Jawa Tengah

KUNJUNGAN KERJA | Tim Pengawas YPMAK saat melakukan kunjungan kerja ke mitra-mitra pendidikan dan peserta beasiswa di kota studi Semarang dan Salatiga, Jawa Tengah. (Foto: Humas YPMAK/Seputarpapua)
KUNJUNGAN KERJA | Tim Pengawas YPMAK saat melakukan kunjungan kerja ke mitra-mitra pendidikan dan peserta beasiswa di kota studi Semarang dan Salatiga, Jawa Tengah. (Foto: Humas YPMAK/Seputarpapua)

TIMIKA | Pengawas Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT. Freeport Indonesia bersama Kepala Divisi dan Deputi Monitoring Evaluasi (Monev) Pendidikan melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua kota studi, yakni Semarang dan Salatiga, Jawa Tengah.

Kunker yang dilakukan selama tiga hari 5-7 April 2022 tersebut Tim Pengawas YPMAK melakukan komunikasi dengan mitra pendidikan serta melihat langsung kondisi para mahasiswa yang tengah mengenyam pendidikan di luar Mimika, Papua, khususnya di Jawa Tengah.

Anggota Pengawas YPMAK perwakilan dari PT. Freeport Indonesia, Samuel Rorimpandey di Jakarta mengatakan, pada kunker ke Jawa Tengah ini pihaknya mengunjungi tiga mitra pendidikan, yakni Yayasan Binterbusi dan UNIKA Soegijapranata di Semarang dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di Salatiga.

Selain bertemu para mitra, tim juga berkesempatan bertemu langsung dengan perwakilan siswa dan mahasiswa dari total sebanyak 400-an peserta program beasiswa YPMAK di dua kota studi itu.

“Kami bertemu langsung dengan para mitra, melihat kondisi siswa (akademik dan non akademik), inspeksi fasilitas aset YPMAK (asrama dan sport hall) yang dinilai secara umum baik sekaligus berdiskusi dengan perwakilan peserta beasiswa,” Kata Samuel melalui siaran pers yang diterima seputarpapua.com, Kamis (14/4/2022).

 

KUNJUNGAN KERJA | Tim Pengawas YPMAK saat melakukan kunjungan kerja ke mitra-mitra pendidikan dan peserta beasiswa di kota studi Semarang dan Salatiga, Jawa Tengah. (Foto: Humas YPMAK/Seputarpapua)

 

Pada kunjungan tersebut kata Samuel, ada beberapa catatan yang akan menjadi rekomendasi kepada para Pengurus YPMAK melalui para Pembina YPMAK. Catatan tersebut diantaranya terkait hubungan mitra dengan peserta beasiswa, prestasi akademi peserta beasiswa yang belum memenuhi standar dan presentasi kelulusan. Yang mana dari laporan, setiap tahunnya kelulusan peserta beasiswa berkurang.

Sementara terkait hubungan Mitra dengan YPMAK, masih ada komunikasi yang perlu diperbaiki. Termasuk pelaporan pertanggungjawaban keuangan yang berdampak pada terlambatnya proses pembayaran kepada mitra dan untuk memenuhi kebutuhan peserta beasiswa.

“Untuk itu kami akan membicarakannya dengan pembina dan pengurus terkait strategi apa yang dapat dilakukan agar lebih baik lagi kedepannya, ” kata Samuel.

Hal lain yang juga kata Samuel yang menjadi catatan dalam kunjungan tersebut, yakni terkait perilaku anak-anak mulai dari mabuk-mabukan hingga malas datang kuliah.

“Memang perlu penegasan terkait pedoman beasiswa, dan lebih terperinci akan kami sampaikan kepada pembina dan pengurus, harapannya kunjungan berikut dari pengawas sudah ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh pengurus, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua pengawas YPMAK, Yohanes Kibak yang juga merupakan perwakilan dari lembaga adat Lemasa mengatakan, catatan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi akan disampaikan kepada pembina, dan selanjutnya disampaikan kepada pengurus YPMAK untuk ditindaklanjuti.

Catatan ini bukan bertujuan menyalahkan pengurus, namun untuk memastikan dan mengevaluasi program yang berjalan dengan baik karena ini adalah kebutuhan masyarakat.

“Salah satu catatan yang menurut saya penting untuk ditindaklanjuti adalah terkait dengan perhatian dari pada mitra kepada peserta beasiswa yang mungkin dirasakan kurang. Untuk itu perlu adanya penegasan terkait apa yang menjadi tugas YPMAK, tugas para mitra dan tugas penerima beasiswa itu sendiri, ” kata Kibak.

Pada kesempatan bertemu dengan para penerima beasiswa, Yohanes Kibak juga sebagai orang tua berpesan dan memberikan motifasi agar para penerima beasiswa baik di jenjang SMP, SMA, dan perguruan tinggi lebih giat belajar dan meningkatkan prestasi akademik.

Hal ini mengingat YPMAK melalui mitra-mitranya telah menyiapkan segala sesuatu yang mendukung kegiatan studi peserta beasiswa tersebut.

Sementara, Deputi Monitoring Evaluasi YPMAK, Kristian Ukago menilai pihaknya telah mendapatkan gambaran terkait persoalan-persoalan yang akan ditindaklanjuti melalui kunjungan para Pembina YPMAK di dua kota studi, yaitu Semarang dan Salatiga.

“Misalnya terkait masalah presentasi kelulusan yang rendah kami akan dalami persoalannya dimana apakah di rekrutmen awal atau proses pembelajaran atau pendampingan yang kurang. Nanti kami akan melihat lebih dalam dengan rekomendasi yang akan disampaikan oleh pengawas YPMAK, begitu juga dengan informasi-informasi yang lain satu per satu,” ungkapnya.

 

reporter : Mujiono
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.