seputarpapua.com

Penyelidikan Kasus Penembakan Demianus, Polisi akan Ambil Keterangan Keluarga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Wakapolres Mimika, Kompol Sarraju. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Wakapolres Mimika, Kompol Sarraju. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Terkait kasus penembakan di area Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua yang menewaskan Demianus Newegeleng-Magai (40) alias Jonius, kepolisian setempat akan mengambil keterangan keluarga yang sebelumnya menyampaikan kronologi tewasnya korban akibat tertembak.

Hal ini juga sekaligus menindaklanjuti keinginan keluarga dan kerabat korban yang meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan penembakan ini.

Wakapolres Mimika, Kompol Sarraju mengatakan, penyidik Polres Mimika telah mengambil langkah untuk penyelidikan terkait kasus dugaan penembakan tersebut.

Dikatakan, penyelidikan dilakukan sejak pertama kali penemuan jenazah korban di mile 50 hingga proses pemeriksaan jenazah oleh tim medis di RSMM Caritas.

“Hal itu sudah dilakukan langkah-langkah oleh penyidik ya, nanti ada hal yang resmi untuk kemudian kita sampaikan progres berikutnya,” kata Kompol Sarraju, Selasa (23/3/2021).

Terkait hal ini juga, kata Wakapolres, pihak kepolisian tidak bisa dengan cepat menyimpulkan bahwa korban tewas akibat ditembak, apalagi langsung menyimpulkan bahwa ditembak oleh aparat keamanan, meski dari hasil pemeriksaan luar tubuh korban terdapat luka tembak pada bagian bokong.

Oleh karena itu, sejumlah bukti untuk kepentingan penyelidikan telah dikumpulkan oleh penyidik. Dan untuk mengetahui peristiwa penembakan perlu juga pembuktian dengan langkah-langkah seperti mengambil keterangan pihak yang mengetahui peristiwa tersebut, misalkan istri dan kedua anak korban yang kebetulan tinggal bersama korban di camp mereka di area mile 50.

“Nah, itulah yang nanti kita konfirmasi. Orang yang mengatakan dia berburu itu dia tahu dari mana, dan saat itu dia ada di mana. Kan itu,” ujarnya.

Berita Terkait
Baca Juga