Penyidik Kembali Serahkan Berkas Tahap Kasus Miras Palsu ke Kejaksaan

MIRAS PALSU | Miras palsu jenis Vodka yang berhasil diamankan petugas dari tempat ITW. (Foto: Saldi/SP)
MIRAS PALSU | Miras palsu jenis Vodka yang berhasil diamankan petugas dari tempat ITW. (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika telah menyerahkan berkas tahap 1 kasus
minuman keras (Miras) beralkohol pl jenis vodka palsu ke Kejaksaan Negeri Mimika.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Mimika, AKP Mansur mengatakan, sebelumnya Kejaksaan mengembalikan berkas perkara (P19) kepada penyidik Satreskoba untuk dilengkapi.

Setelah melengkapi berkas, pada tanggal 23 September 2020, penyidik kembali menyerahkan berkas tersebut ke kejaksaan.

“Sebelumnya kan P19, kemudian kita sudah kirim kembali atau kita tahap 1 kembali. Itu tanggal 23 September kita tahap 1 kembali,” kata AKP Mansur saat ditemui di Kantor Pusat Pelayanan Polres Mimika, Rabu (30/9).

Menurutnya, kejaksaan menyatakan P19 atau pengembalian berkas perkara ke penyidik lantaran masih terdapat kekurangan yang perlu dilengkapi. Namun, saat dikonfirmasi, pihak penyidik enggan menjelaskan secara detail terkait kekurangan-kekurangan yang dimaksudian oleh kejaksaan.

“Kekurangannya cuma hanya ada tambahan-tambahan saja sesuai petunjuk Jaksa. Jadi dilengkapi berdasarkan petunjuk Jaksa,” ujar AKP Mansur.

IKLAN-TENGAH-berita

Sebelumnya, penyidik Polres Mimika menangkap dan menetapkan ITW sebagai tersangka atas dugaan penjualan miras palsu jenis Vodka di Timika.

Pasal yang disangkakan dalam kasus ini, yakni, Pasal 204 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara, Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a, dan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang ancaman pidana 5 tahun.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar