Perantara Narkoba Dihukum 5 Tahun Penjara, Vonis Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SIDANG | Suasana sidang online yang dipimpin Sarmaida Lumban Tobing di PN Kota Timika, Selasa (8/6/2021). (Foto: Yonri/Seputarpapua)
SIDANG | Suasana sidang online yang dipimpin Sarmaida Lumban Tobing di PN Kota Timika, Selasa (8/6/2021). (Foto: Yonri/Seputarpapua)

TIMIKA | Pengadilan Negeri Kota Timika, menjatuhkan vonis penjara selama lima tahun kepada terpidana Brazi A dalam perkara perantara penjualan narkotika.

Majelis Hakim yang diketuai Sarmaida Lumban Tobing dalam sidang yang digelar pada Selasa (8/6/2021) mengungkapkan putusan itu didasarkan pada hasil sidang yang sudah digelar termasuk dari keterangan para saksi dan ahli.

Diputuskan hakim, terdakwa dalam perkaranya bersalah dan melanggar Pasal 114 Ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena terbukti secara sah dan meyakinkan menjadi perantara penjualan narkotika sebagaimana tercantum dalam dakwaan pertama.

Dengan demikian, Brazi dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun dan denda Rp 1 Miliar dengan ketentuan apabila tak dibayar dendanya, maka akan diganti dengan kurungan penjara selama tiga bulan.

Dalam persidangan sebelumnya, diterangkan hakim, terdapat beberapa barang bukti dalam perkara ini. Yakni satu buah kaca pirex berisi serbuk narkotika jenis sabu, satu lembar slip transfer bank, satu botol sprite rakitan untuk hisap sabu, satu buah korek gas, dua sendok takar, satu bundel plastik bening dimusnahkan.

“Dan uang tunai senilai 500 ribu rupiah dan Handphone Samsung A01 dirampas untuk negara,” jelas Sarmaida.

Jaksa Penuntut Umum, Kejari Mimika, Ico Andreas Hatorangan Sagala dalam sidang sebelumnya menuntut agar Brazi dijatuhi penjara selama enam tahun dengan denda Rp 1 miliar. Brazi dalam perkara itu sendiri tidak mengajukan saksi yang meringankan perkaranya.

Brazi ditangkap Satreskoba Polres Mimika pada Kamis, 14 Januari 2021. Ia diamankan saat hendak menggunakan sabu-sabu di kediaman miliknya, Jalan Kartini, Timika, Papua.

Kasatreskoba Polres Mimika, AKP Mansur menyebutkan Brazi merupakan pemain lama yang kerap berhubungan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Timika.

Reporter: Yonri
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga