Perawat di Mimika dan Ibunya Meninggal Karena Covid-19, Keluarga Beri Pesan Penting

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ayah dari Almarhum Puput, Adang Kurnia (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Ayah dari Almarhum Puput, Adang Kurnia (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Keluarga Almarhumah Puput Putriani Indrajati Rosmana menerima santunan kematian di Kantor Bupati Kabupaten Mimika, Papua, Senin (13/9/2021).

Keluarga yang datang dan menerima adalah ayah kandung dari Almarhumah Puput yaitu Adang Kurnia didampingi oleh Anto Marianto yang merupakan suami Almarhumah Puput dan Hari Putra Pratama, anak semata wayang almarhumah.

Adang Kurnia saat menerima santunan mengucapkan terimakasih kepada kepala pemerintah dan semua pihak yang telah membantu almarhumah beserta keluarganya.

Almarhumah Puput merupakan seorang tenaga medis yang juga menangani Covid-19 di Mimika.

“Kami tidak bisa memberikan kata menjadi rangkaian kalimat karena kami duka yang mendalam. Kepedulian pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk Kabupaten Mimika dalam hal ini tenaga medis, kami hanya bisa mengucapkan terimakasih dan terimakasih banyak kepada Bupati Mimika dan semua pihak yang ada di Mimika,” tuturnya.

Almarhumah Puput adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Puput meninggalkan satu anak yaitu Hari Putra Pratama yang saat ini baru berusia 6 tahun dan sedang mengenyam pendidikan di salah satu SD di Timika.

Melalui santuanan yang diberikan sebesar Rp300 juta, Adang mengungkapkan uang tersebut akan didepositokan untuk masa depan anak dari almarhumah Puput.

“Harapan kami mudah-mudahan bantuan ini bisa dipergunakan sesuai dengan amanat, juga dengan almarhumah bahwa bagaimana pun juga antara suami dan anak dan orang tua harus sinergi supaya cucu kami bisa menjadi manusia yang berguna dan berbakti untuk negara, daerah dan agama,” ungkapnya.

Kepada awak media, Adang Kurnia banyak bercerita mengenai ujian-ujian yang dirasakan saat mengalami duka berturut-turut akibat Covid-19.

Almarhumah Puput menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 19 Juli 2021 di ruang Elang RSUD Mimika.

Selang 10 hari, pada tanggal 8 agustus 2021 menyusul mama kandung dari Puput juga menghembuskan nafas terakhir di ruangan Elang RSUD.

“Informasi dari pemeriksaan para medis bahwa ibu terkena Virus covid 19. Ibu meninggal di usia 51 tahun,” cerita Adang.

Saat itu, Anaknya yaitu Almarhumah Puput meninggal karena Covid 19 tanpa ada penyakit penyerta, hanya saja ia sedang hamil 5 bulan.

Sementara istri Adang terserang Covid dengan penyakit penyerta yakni diabetes.

“36 tahun mendampingi saya, sangat luar biasa. Artinya untuk membina, mendidik membimbing, dan mengajari putra putrinya melayani kami di keluarga itu sangat indah yang kami rasakan,” kata Adang saat mengenang sang istri, ibunda dari Almarhumah Puput.

Ia tidak bisa menggambarkan apa yang dirasakan karena kehilangan dua orang yang disayanginya sekaligus.

“Kehilangan itu sangat terasa apalagi sekali dua langsung. Jadi rasa di hati itu susah untuk digambarkan,” ungkap Adang.

Ia menjelaskan, di keluarganya selain Almarhumah Puput, ibundanya, adik Almarhumah Puput juga sempat terinfeksi Covid 19. Namun sang adik hanya mengalami sakit yang ringan sehingga 14 hari jalani isolasi keadaannya pulih kembali.

“Kita sebagai masyarakat harus hati-hati dan terus ikuti prokes . Apa yang disampaikan oleh pemerintah harus ikuti jangan lengah karena tiba-tiba memang ada insan atau manusia orang mengatakan covid itu ada, virus itu memang ada. Harapan kami kepada masyarakat jaga kesehatan atur makan baik dan ikuti anjuran kesehatan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Baca Juga