Perayaan Hari Lingkungan Hidup 2024 di Mimika Resmi Ditutup, Pemkab: Terima Kasih PTFI

(Dari kiri) Vice President Enviromental Departement PTFI Gesang Setiyadi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Inosensius Yoga Pribadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika Frans Kambu, menabuh tifa sebagai tanda penutupan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 di Mimika. (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
(Dari kiri) Vice President Enviromental Departement PTFI Gesang Setiyadi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Inosensius Yoga Pribadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika Frans Kambu, menabuh tifa sebagai tanda penutupan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 di Mimika. (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA, Seputarpapua.com | Serangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar mulai 15 Mei 2024 PT oleh Freeport Indonesia (PTFI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika resmi ditutup pada Minggu (7/7/2024) di halaman Graha Eme Neme Yauware.

Kegiatan tersebut ditutup oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Inosensius Yoga Pribadi dan Vice President Environmental Division PTFI Gesang Setiyadi serta Forkopimda

Penutupan Hari Lingkungan Hidup 2024 itu diwarnai pembagian doorprize, hadiah pemenang lomba-lomba dan penampilan Papua Shine Of Black.

Plt Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya yang dibacakan Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan penjabaran dari tema nasional hari lingkungan hidup sedunia tahun 2004 yakni “Menyelesaikan krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan”

“Pemkab Mimika mengajak kepada semua sebagai warga masyarakat Mimika baik sebagai pemerintah swasta,hh individu dan komunitas untuk terus bekerjasama dan bersama-sama bekerja dalam meningkatkan kesadaran dan tindakan nyata serta berkolaborasi dalam melindungi dan melestarikan lingkungan hidup di sekitar kita,” ujarnya.

Pemkab Mimika menekankan pelestarian lingkungan dapat dimulai dengan langkah-langkah nyata seperti menanam pohon, menggunakan air seperlunya menggunakan kertas seperlunya, menggunakan listrik seperlunya, tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pembakaran sampah serta mengurangi penggunaan kemasan plastik.

“Langkah-langkah tersebut merupakan langkah nyata yang dapat memberikan dampak positif terhadap perbaikan iklim dan kualitas lingkungan hidup sebagai komitmen kita bersama,” tegasnya.

Dikatakan, menjaga lingkungan merupakan tanggungjawab bersama, sekaligus memberikan warisan yang berharga terhadap kelangsungan hidup dan kehidupan anak cucu ke depan, yaitu lingkungan hidup yang berkualitas.

Pemerintah juga megucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan manajemen PTFI yang telah berkolaborasi mensukseskan peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2024 di Mimika.

Dikesempatan yang sama, Vice President Enviromental Departement PTFI Gesang Setiyadi dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari lingkungan hidup sudah beberapa kali digelar di Kota Timika, sehingga ia berharap kegiatan tersebut bisa mengenalkan apa yang sudah dilakukan PTFI khususnya dalam kegiatan pengelolaan lingkungan.

“Yang kedua adalah kami (PTFI) ingin juga berkontribusi untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Timika tentang pentingnya menjaga lingkungan, pentingnya bagaimana kita bisa berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan,” ungkapnya.

“Kami ingin mensosialisasikan kegiatan yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia kepada masyarakat yang ada di Timika Karena tidak semua orang pernah berkunjung ke Freeport dan mengunjungi tambang, karena pengelolaan dan pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah atau PTFI sendiri tetapi harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Advertisements

Menurutnya, PTFI juga sudah sudah banyak melakukan upaya menjaga lingkungan. ” Dalam beberapa bulan terakhir ada namanya bersih kota tiap dari Jumat. Setiap divisi digilir untuk mengkoordinir kegiatan bersih-bersih dari area Grasberg hingga Porsite. Bahkan ada manajemen tingkat VP yang bertanggung jawab untuk satu barak supaya barak ini bisa menjadi lebih bersih,” tuturny.

Menurut Gesang, kerja sama antara masyarakat, Pemerintah Daerah dan PTFI serta pihak swasta lainnya sangat penting untuk menjaga lingkungan hidup.

“Mari saling bergandengan tangan untuk sama-sama bisa memelihara menciptakan lingkungan yang bersih bagi kita semua,” tutupnya.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan