Peringatan Dini BMKG! Gelombang Laut Mirip Tsunami Berpotensi Terjadi di NTT hingga Bau-bau

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Perkembangan dan Dampak Siklon Tropis Seroja. Tangkapan layar Seputarpapua
Perkembangan dan Dampak Siklon Tropis Seroja. Tangkapan layar Seputarpapua

TIMIKA | Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati memberi peringatan dini kepada seluruh warga di sekitar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terkaitnya gelombang laut yang diperkirakan akan mencapai ketinggian enam meter.

Disebutkan Dwikorita, siklon yang yang terjadi saat ini merupakan Siklon Tropis Seroja ke-10 yang terdeteksi oleh Tropical Cyclone Warning Centre BMKG Jakarta.

“Yang nampaknya merupakan yang paling kuat dibandingkan siklon-siklon sebelumnya,” tekannya dalam keterangan pers virtual, Selasa (6/4/2021).

Lebih jauh, Dwikorita menyebutkan, siklon kuat yang terjadi ini akibat dampak dari naiknya suhu muka air laut di wilayah perairan tersebut.

“Tercatat sudah mencapai 30 derajat celcius yang semestinya rata-rata sekitar 26 derajat celcius,” ungkapnya.

Kondisi saat ini, meski puncak siklon sudah menjauh ke arah barat daya dari wilayah perairan NTT namun kecepatan pusaran angin saat ini semakin meningkat dan dapat mencapai 130 km/jam.

“Saat terbentuk kecapatannya sekitar 85 km/jam, saat ini sudah mencapai 110 km/jam akan semakin meningkat menjadi 130 km/jam pusaran anginnya,” ungkapnya.

Terkait siklon ini, hari ini dan esok, Rabu, (7/4/2021) akan terasa beberapa dampak seperti hujan dan angin kencang disertai gelombang laut meninggi.

“Yang dikhawatirkan, ini mirip tsunami. Jadi gelombang tingginya itu masuk ke darat meskipun tidak sekuat gelombang tsunami. Tapi sama-sama masuk ke darat dan dapat merusak,” jelas Dwikorita.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti