Persipura Dipusingkan Belum Adanya Jadwal Kompetisi Liga 2

Tim Persipura Jayapura usai melakukan latihan. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Tim Persipura Jayapura usai melakukan latihan. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Tim mutiara hitam julukan Persipura Jayapura kemungkinan besar tak akan melakukan try out ke Jakarta guna mematangkan persiapan jelang kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2022-2023 mendatang.

Alasan anak asuh Ricky Nelson kemungkinan tak jadi try out dikarenakan belum mendapatkan jadwal resmi kompetisi dari operator LIB dan PSSI, padahal tersisa sepekan lebih lamanya kompetisi bergulir rencananya 27 Agustus 2022.

“Pastinya terganggu kepada kita Persipura, PT. LIB ini seharusnya bulan lalu sudah ada jadwal dan pembagian grup. Dua hal itu harusnya sudah ada dan sangat penting karena sangat ganggu perencanaan kita dan berpengaruh terhadap kebutuhan anggaran,” kata pelatih kepala Ricky Nelson di Kota Jayapura, Kamis (18/8/2022).

Eks pelatih sepakbola PON NTT ini kesal karena terpaksa ia bersama manajer Persipura Yan Mandenas meraba-raba tanpa pasti karena belum adanya jadwal resmi.

“Jujur saja kita tidak tau merencanakan tanpa ada jadwal resmi, perencanaan kita terganggu. Tidak ada jadwal ini ganggu, kapan main tandang, kapan kita berangkat, apakah kita satu grup dengan tim pulau jawa, atau kalimantan, berapa tim. Ini kan semuanya masih gelap saja, kita prediksi nya belum pasti, kira-kira saja,” ujarnya.

“Walaupun tanggal kickoff sudah ada, minimal ada draf jadwal biar kita bisa tahu. Kalau ada draf kan pasti perubahan nya cuma 10 atau 5 persen, sehingga kita bisa buat perencanaan dengan baik, tapi ini sampai sekarang belum ada,” tambahnya.

Sementara manajer Yan Mandenas memang mengakui belum adanya jadwal sangat mengganggu perencanaan anggaran untuk kebutuhan tim jelang kompetisi.

“Memang salah satu kendala, kalau sudah ada jadwal resmi, kita bisa merancang anggaran dan akan tahu berapa cost yang akan kita keluarkan untuk biayai pemain, pelatih, serta transportasi,” kata YPM.

Kendati Persipura telah mendapatkan sokongan anggaran dari 3 sponsor yakni PT. Bank Papua (Rp5 miliar), PT. Freeport Indonesia (Rp4 miliar), dan PT. Ulam Laut Nusantara (Rp3 miliar), ternyata tetap berkomunikasi dengan PT. FI untuk meminta carikan solusi tambahan dukungan sponsorhip lagi.

“Saya sudah coba komunikasikan dengan Presdir PT. Freeport Indonesia untuk meminta mencari solusi lagi menambah dukungan buat Persipura. Beliau merespons itu, nanti akan mencari dukungan lain lagi agar Persipura bisa mendapatkan alokasi sponsor dari mungkin Freeport atau pun partnernya. Tapi prinsipnya dengan alokasi anggaran yang ada akan kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk seluruh kebutuhan tim ini terpenuhi,” tandas YPM.

 

reporter : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.