Pesan Frederikus Gebze di Akhir Masa Jabatan Bupati Merauke 

SIDANG PARIPURNA | Sidang Paripurna penetapan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Merauke 2020. (Foto: M. Dul)
SIDANG PARIPURNA | Sidang Paripurna penetapan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Merauke 2020. (Foto: M. Dul)

MERAUKE | Suasana haru menyelimuti ruang sidang DPRD Merauke, Papua, usai Bupati Merauke Frederikus Gebze memberikan sambutan.

Bupati memberikan sambutan pada rapat paripurna pengumuman, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Kabupaten Merauke tahun 2020, dan akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati periode 2016-2021.

Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh forum komunikasi pimpinan daerah.

“Terima kasih kepada pimpinan DPRD dan anggota DPRD, Danrem dan Lantamal serta forum komunikasi pimpinan daerah,” ungkap Frederikus, Kamis (28/1/2021).

Frederikus berpesan, Pilkada Merauke telah usai, dan telah menghasilkan bupati dan wakil bupati terpilih. Patutnya, saling menghargai dan mencintai untuk tanah Merauke.

“Dalam penyelenggaraan Pilkada mungkin ada yang saling menyakiti, untuk itu saatnya kita saling memaafkan. Kita harus menghargai dan mencintai tanah ini. Pada saat berjumpa kita harus saling menyapa, jangan kita saling mencemooh karena kita hidup saling berdampingan,” kata Frederikus. 

IKLAN-TENGAH-berita

Frederikus mengaku, dalam perjalanan pemerintahan selama lima tahun ada banyak kekurangan dan kekeliruan. 

“Kesempurnaan itu hanya milik Tuhan, kita hanya menjalankan. Kami juga naikan pujian kepada Tuhan untuk bupati dan wakil bupati terpilih,” ujar Frederikus.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar