seputarpapua.com

Petani Minta Kapolres Merauke Usut Dugaan Penipuan Pembelian Beras dari Tim Sukses

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PERTEMUAN - Para petani di Merauke ketika bertemu dengan Kapolres dan Kasat Reskrim. (Foto: M. Dul)
PERTEMUAN – Para petani di Merauke ketika bertemu dengan Kapolres dan Kasat Reskrim. (Foto: M. Dul)

MERAUKE | Sejumlah petani dari Kampung Rawa Sari, Distrik Kurik, Merauke, Papua, mendatangi Polres Merauke. Mereka, meminta kepolisian mengusut dugaan penipuan pembelian beras pstani. 

Para petani bertemu Kapolres AKBP Untung Sangaji dan Kasat Reskrim AKP Agus Pombos, di Mapolres, Rabu (17/3/2021).

Dalam pertemuan itu, petani meminta kepolisian mengusut pelaku penipuan pembelian beras. 

Sugimin, Siswanto dan Mistia, mengaku menyetor beras ke tiga orang yang mengaku sebagai salah satu tim sukses dari salah satu pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Merauke, pada Pilkada 2020.

Ketiga orang tersebut masing-masing berinisial W, P dan A. Mereka ini yang mengambil beras dari petani. 

“Total sebanyak 50 ton, dan kerugian hampir Rp600 juta,” ujar Sugimin.

Beras petani ini disetor sepanjang  tahun 2020 lalu. Saat itu mereka janji akan membayar setiap minggu.

“Namun hingga kini tidak membayar,” sambung Tirta Yanuar Putra, kordiator petani kampung Rawa Sari.

Berita Terkait
Baca Juga