PGI Imbau Umat Berhenti Sebar Foto dan Video Bom Bunuh Diri di Makassar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketum PGI Pdt. Gomar Gultom
Ketum PGI Pdt. Gomar Gultom

TIMIKA | Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) mengecam keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaoladido, Kota Makasar, Minggu (28/3/2021).

PGI menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga korban serangan bom bunuh diri, ketika umat tengah menyelenggarakan ibadah Palmarum dalam rangkaian liturgi menyongsong Perayaan Paska.

Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom mengatakan, peristiwa naas ini menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di bumi pertiwi.

“Saya mengimbau seluruh umat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat terkait,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Seputarpapua.com, Minggu.

Ketum PGI menyerukan kepada seluruh umat untuk tidak perlu takut dan resah meski tetap selalu waspada, dan mempercayakan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Ia juga mengimbau agar tak ada di antara umat dan siapa saja yang memposting gambar atau video tentang persitiwa kekerasan ini, yang justru dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

“Saya percaya penuh, aparat kita mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar,” kata dia.

Menurut dia, memang sangat mengenaskan peristiwa ini terjadi ketika umat Kristen di Indonesia sedang merayakan Minggu Palmarum, yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina.

Berita Terkait
Baca Juga