Pimpin Apel, Wabup Mimika: Saya Jadi Plt Bupati Sesuai Surat Mendagri

Wakil Bupati yang menjadi Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob saat menyapa para pimpinan OPD pada Apel Pagi, Senin (26/9/2022). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Wakil Bupati yang menjadi Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob saat menyapa para pimpinan OPD pada Apel Pagi, Senin (26/9/2022). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Johannes Rettob kini menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (plt) Bupati selama Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng berhalangan sementara.

Wakil Bupati dalam apel gabungan Senin (26/9/2022) mengatakan Bupati dan Wabup (Omtob) dipilih oleh rakyat. Didalam aturan Undang-undang apabila Bupati berhalangan sementara maka tugas Bupati otomatis dilaksanakan oleh Wakil Bupati.

“Perintah itu juga datang dari Mendagri, saya sudah dikirim surat oleh mendagri tanggal 15 September 2022 sebagai pelaksana tugas. Mereka juga kirim surat ke Gubernur untuk mengawasi Wakil Bupati dalam melaksanakan tugas di Mimika,” katanya.

Wakil Bupati mengatakan tugas antara Bupati dan Wabup adalah sama, sehingga tugas menjadi Plt Bupati tidak perlu ada SK karena semua otomatis teratur dalam undang-undang.

“Saya dan Bupati tugasnya sama, hanya dua tugas yang tidak bisa saya lakukan sebagai wakil yaitu pejabat pembina kepegawaian dan pengguna anggaran,tapi kalau sudah jadi Plt Bupati maka dua tugas itu bisa saya laksanakan sesuai amanat undang-undang, sehingga rakyat harus dilayani,” ujarnya.

Dijelaskan, pemerintah mempunyai dua tugas yaitu sebagai regulator dan fasilitator yang artinya adalah melayani.

“Karena itu sebagai Plt yang diberikan kewenangan tugas, keuangan saya harus kontrol. Saya tidak pernah menghambat pembangunan pekerjaan, pihak ketiga tetap jalan, bayar sesuai dengan progresnya. Yang penting kalian datang bawa jelaskan ke saya bahwa ini untuk kepentingan masyarakat maka jalan,” ungkapnya.

Wabup menegaskan tahun 2022 ini tersisa hanya 3 bulan sehingga ia berharap semua pihak bekerja dengan baik untuk melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

“Ada beberapa hal yang saya pesan tinggal tiga bulan lagi, segera pekerjaan pekerjaan pihak ketiga belanja modal diselesaikan. Ada beberapa pekerjaan yang belum dilaksanakan segera diselesaikan,” katanya.

Ia juga mengatakan untuk APBD Perubahan pihaknya akan mengadakan rapat bersama membahas satu persatu kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Sekarang era keterbukaan tidak ada sembunyi-sembunyi pemerintah harus transparan tidak boleh sembunyi-sembunyi. Kita harus mulai bersih bersih juga terhadap kebiasaan buruk,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengajak semua keluarga besar Pemerintahan Kabupaten Mimika juga masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung Bupati Mimika agar bisa melewati proses dengan baik.

“Mari dukung Bupati agar seluruh proses bisa berjalan dengan baik dan Omtob bisa berjalan selama lima tahun. Jangan dengar isu-isu yang memojokkan di luar. Sebagai pegawai negeri harus melaksanakan dengan baik, mulai 2023 juga pembangunan akan kita mulai dari kampung ke kota, sesuai dengan RPJMD kita,” pungkasnya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.