00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Polda Papua Akan Tindak Tegas Penyebar Hoax Covid-19

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw

JAYAPURA | Kepolisian Daerah Papua mendukung penuh kebijakan Pemerintah Provinsi Papua dalam menerapkan pembatasan sosial selama 14 hari kedepan.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengatakan, selama proses pembatasan sosial ini berlangsung, aparat TNI-Polri akan melakukan patroli untuk menertibkan masyarakat yang masih berkerumun.

“Kepada seluruh masyarakat kami himbau tetap di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Jika ajakan ini tidak diturut maka kami akan melakukan patroli untuk membubarkan warga yang berkumpul di jalan-jalan,” katanya kepada wartawan di Kota Jayapura, Rabu (25/3) sore.

Kapolda menghimbau selama pembatasan sosial diberlakukan, masyarakat tidak menimbun alat kesehatan dan bahan makanan, sehingga bisa mencukupi selama 14 hari kedepan.

iklan_lokal_dalam_berita

“Kita akan lakukan sidak ke apotik, toko, pasar, untuk memastikan bahwa tidak ada yang menimbun alat kesehatan dan sembako. Jika ada yg kedapatan pasti kami tindak tegas, kami tidak main-main soal itu,” tegas Waterpauw.

Kapolda menambahkan, pihaknya juga akan menindak warga yang menyebarkan berita-berita hoax terkait virus corona.

“Tim cyber kami juga akan melakukan patroli melalui media sosial, jika ada yang menyebarkan berita hoax, maka pasti berurusan dengan hukum. Jangan sekali-kali memnfaatkan situasi ini untuk menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan untuk menerapkan pembatasan sosial dengan menutup akses masuk melalui bandara dan pelabuhan. Pembatasan soaial ini akan berlangsung selama 14 hari kedepan.

 

Reporter: Fnd
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar