Polda Papua Buka Konseling Daring Terkait Virus Corona

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua AKBP Penri Erison (dua kiri) berpose bersama personelnya dan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal (tiga kiri) usai dialog interaktif
Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua AKBP Penri Erison (dua kiri) berpose bersama personelnya dan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal (tiga kiri) usai dialog interaktif "Polisi Menyapa" (Foto: Humas Polda Papua)

JAYAPURA | Kepolisian Daerah (Polda) Papua membuka konseling secara daring untuk warga guna memutus mata rantai penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19) di daerah itu.

“Kami juga membuka konseling melalui ‘online’ (daring), masyarakat bisa menghubungi ‘call center’ (pusat panggilan) kami jika memerlukan konseling terkait dampak COVID-19,” kata Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua AKBP Penri Erison dalam dialog interaktif polisi menyapa dengan tema “Percepatan penanganan dampak corona virus melalui psikologi SDM Polda Papua” di media center Mapolda Papua di Kota Jayapura, Kamis (16/4).

Dalam dialog itu dihadiri juga Kasubbag Psipers Bag Psikologi Biro SDM Polda Papua Pembina Nurlaily Ismahati, Psikolog Paur Subbag Psipers Bag Psikologi Biro SDM Polda Papua Iptu Rini Dian Pratiwi, dan Paur Subbag Psipol Bag Psikologi Biro SDM Polda Papua Ipda Try Abriansyah Arif.

Dia meminta warga tidak perlu panik terkait dengan apa yang telah ditetapkan pemerintah terkait dengan kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona itu.

“Maka kami selalu memberikan ketenangan agar masyarakat tidak resah,” kata dia.

Rini Dian Pratiwi mengatakan cara penanganan pandemi COVID-19, antara lain penerapan pola hidup sehat, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, tidak melaksanakan mudik saat liburan nanti, tetap tinggal di rumah, dan melakukan pembatasan sosial dan fisik.

IKLAN-TENGAH-berita

“Jangan cemas dan gelisah apabila membaca berita terkait virus corona, berpikir positif karena ketika kita berpikir positif membuat tubuh kita dan pikiran kita lebih sehat dan jaga kesehatan diri kita masing-masing dan kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyebaran virus corona,” katanya.

Ia juga mengatakan pentingnya berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus.

“Hal yang paling mudah yang bisa dilakukan adalah mengatur napas sambil melakukan gerakan-gerakan ringan untuk membuat tubuh menjadi refleks,” kata dia.

Nurlaily Ismahati mengatakan pihaknya biasa melakukan patroli dan bertemu masyarakat sambil memonitor melalui media sosial terkait dengan tempat-tempat yang biasa didatangi warga untuk melakukan terapi psikologi.

“Sosialisasi yang dilaksanakan agar semua masyarakat mengetahui tentang langkah-langkah menghadapi COVID-19 dan tidak terjadi keresahan di masyarakat,” kata dia.

Try Abriansyah Arif mengemukakan Polda Papua selalu berkoordinasi dengan satgas pencegahan yang tugasnya untuk menertibkan, terutama aktivitas yang dilakukan pada malam hari.

“Tujuan utamanya untuk mengimbau bahwa virus ini menular dan tidak kelihatan. Maka dari itu kita harus mengikuti imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19, jangan sampai kita menjadi penyebar wabah COVID-19 karena kita tidak tahu apakah kita sudah terpapar atau belum,” katanya.

 

Sumber : Antara
Editor : Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar