Polemik Dualisme Sekda Provinsi Papua Berakhir

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Dance Yulian Flassy. (Foto: Papua.go.id)
Dance Yulian Flassy. (Foto: Papua.go.id)

JAYAPURA | Perdebatan mengenai dualisme jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua telah berakhir.

Dance Yulian Flassy yang dilantik Mendagri Tito Karnavian di Jakarta selaku Sekda Papua definitif, dipastikan sudah bertemu Gubernur Lukas Enembe bersama Doren Wakerkwa yang dilantik Wakil Gubernur Klemen Tinal sebagai Penjabat Sekda.

Hasil dari pertemuan itu menyepakati pada pertengahan bulan ini, akan dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Sekda Papua dari Doren Wakerkwa kepada Dance Yulian Flassy.

“(Saya) sudah ketemu (gubernur) cuma (disepakati) nanti sertijabnya direncanakan pada 15 Maret 2021,” kata Dance Yulian Flassy, seperti dilansir dari Papua.go.id, Sabtu (6/3/2021).

Dance Yulian Flassy mengatakan, komunikasi baik antara semua pihak sudah terjalin dengan baik.

Kepada Gubernur dan Doren Wakerkwa kata Dance, ia juga melaporkan terkait pelantikan dirinya sebagai Sekda.

Dance menuturkan, dirinya sudah mengunjungi ruangan kerja dan rumah jabatan. Sehingga dipastikan selepas sertijab, dirinya akan langsung bertugas membantu serta menyukseskan visi dan misi Gubernur.

“Sehingga pada kesempatan ini saya sampaikan pada hari Senin (8/3/2021) saya belum akan menggelar apel gabungan sebagaimana pernyataan saya kemarin. Tentunya hal itu dilakukan setelah sertijab,” tegasnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti