Polisi Enggan Publis Hasil Uji Labfor Miras yang Viral Tewaskan 11 Pemuda di Timika

RILIS | Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata bersama jajaran merilis sejumlah kasus pada Kamis (30/7/2020). (Foto: Sevianto Pakiding/SP)
RILIS | Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata bersama jajaran merilis sejumlah kasus pada Kamis (30/7/2020). (Foto: Sevianto Pakiding/SP)

TIMIKA | Kepolisian Resor Mimika, Papua telah melakukan uji laboratorium forensik terhadap sampel minuman keras yang ditenggak sejumlah pemuda hingga tewas beberapa waktu lalu.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa 16 botol miras pabrikan jenis Vodka yang sampelnya telah diperiksa.

“Hasilnya (uji labfor) sudah ada namun kami belum bisa paparkan untuk kepentingan penyidikan,” katanya dalam press release kasus, Kamis (30/7).

Ia menerangkan, penyidik masih melengkapi keterangan para saksi untuk memastikan kasus tersebut ditingkatkan ke penyidikan, dengan penetapan status tersangka.

“Perkembangan penyidikannya akan kami sampaikan setelah kami mengumpulkan fakta-fakta lain di lapangan,” kata dia.

AKBP Era menegaskan, pihaknya tentu saja akan menindak tegas pelaku jika terbukti mengoplos atau menjual miras berbahaya dan beracun hingga mengakibatkan kematian.

IKLAN-TENGAH-berita

“Hal ini tentu tidak akan kami biarkan. Apalagi isu sudah berkembang dan cukup meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Ada pun 11 pemuda yang viral diisukan tewas akibat menenggak miras oplosan adalah Mecky Nawipa, Jefry Nawipa, Mias Alom, Rein Degey, Erick Kobepa, Yosep Pugiye, Roby Degey, Maksi Koga, Fery Gobay, Men Yeimo, dan Anselmus Tenouye.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar