seputarpapua.com

Polisi Klaim 9 Anggota KKB Tertembak, Lekagak Telenggen Kirim Pernyataan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
ILUSTRASI | Situasi Ilaga saat gejolak keamanan 2019 lalu (Foto: Dok Seputarpapua)
ILUSTRASI | Situasi Ilaga saat gejolak keamanan 2019 lalu (Foto: Dok Seputarpapua)

TIMIKA | Polda Papua mengklaim sembilan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tertembak dalam kontak tembak di sekitar Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, pada Selasa 27 April 2021.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan pers yang diterima Seputarpapua.com, Rabu (28/4/2021), menyebut sembilan KKB itu tertembak saat kontak senjata yang juga mengakibatkan tiga anggota Polri tertembak.

Kamal menjelaskan, pasca penembakan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, personel gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi gencar melakukan penindakan hukum terhadap KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

Saat itu, personel gabungan memasuki lokasi KKB di Kampung Maki, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan KKB mundur dan meninggalkan Kampung Makki.

“Dari hasil penindakan diketahui 9 orang kelompok kriminal bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen terkena tembakan dan 3 personel Brimob,” kata Kamal.

Pasca tiga anggota Polri tertembak, pada pukul 14.21 WIT dengan menggunakan helikopter Polri ketiga korban dievakuasi melalui Bandara Aminggaru Ilaga menuju Timika untuk mendapatkan penanganan medis.

Sayangnya, Bharada I Komang Wira Natha meninggal dunia, sementara Ipda Anton Tonapa dan Bripka M. Saifuddin terluka akibat tertembak dan masih sadarkan diri.

“Dua korban lainnya dalam keadaan sadar dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika. Sementara untuk 9 anggota kelompok kriminal bersenjata yang terkena tembakan tersebut belum diketahui identitasnya,” jelas Kamal.

Reporter: Saldi
Berita Terkait
Baca Juga