seputarpapua.com

Polisi Sebut Pendulang Jalan Kaki ke Banti, 3 Orang Meninggal Dunia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kapolsek Tembagapura, Ipda Eduard Edison. (Foto: Anya Fatma/SP)
Kapolsek Tembagapura, Ipda Eduard Edison. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata memastikan pendulang yang berada di wilayah perkampungan di Distrik Tembagapura akan dikembalikan ke Kota Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Terkait keberadaan para pendulang Ia telah meminta Kapolsek Tembagapura untuk mengecek kebenaran informasi itu.

“Saya sama Dandim juga, paling lambat tanggal 18 sudah kosong,” katanya di Kantor DPRD Mimika, Senin (14/12).

Di tempat yang sama, Kapolsek Tembagapura Ipda Eduard Edison membenarkan bahwa ada masyarakat di wilayah tersebut.

“Memang betul ada masyarakat di atas, mereka jalan kaki dari Timika,” kata Eduard.

Eduard mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari masyarakat bahwa mereka berjalan kaki dari Timika ke lokasi dulang wilayah Tembagapura.

“Mereka sudah dua Minggu dan 18 besok sudah turun,” katanya.

Lebih lanjut, dalam perjalanan itu ada tiga masyarakat yang meninggal dunia.

“Dari mereka ada tiga orang yang meninggal dalam perjalanan,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat yang berjalan kaki ke wilayah Tembagapura itu saat ini berada di Kali Kabur dan tidak masuk ke wilayah perkampungan.

“Mereka tinggal di kali kabur, dan tidak masuk di perkampungan,” tutupnya.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Misba Latuapo
Berita Terkait
Baca Juga