Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Puskesmas Wania

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Muji/SP)
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Satuan Reserse dan Kriminalisasi (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu tersangka berinisial dalam kasus dugaan korupsi pada Puskesmas Wania, Mimika, Papua.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara, Kamis (22/10) di Aula Nemangkawi, Pusat Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih.

Hasil dari gelar perkara tersebut, pihaknya meningkatkan status NA yang awalnya menjadi saksi menjadi tersangka.

Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Mantan Kepala Puskesmas Wania berinisial NA (40). Dalam kasus ini NA bertindak sebagai pengguna anggaran.

“Peningkatan NA sebagai tersangka ini karena sudah jelas dana negara digunakan untuk kepentingan pribadi. Dimana tidak ada laporan pertanggungjawaban yang dibuat dari penggunaan dana tersebut,” kata Hermanto usai gelar perkara.

Kerugian negara telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua. Hasil dari audit tersebut, pihaknya sudah mendapatkan risalah atau ringkasan perhitungan, dan memang ada kerugian negara.

IKLAN-TENGAH-berita

Kerugian negara dari kasus dugaan korupsi pada Puskesmas Wania ini sebesar Rp449 sekian juta.

“Memang dari BPKP belum memberikan kesimpulan. Tapi dari ahli auditor BPKP menyampaikan bahwa risalah sudah bisa digunakan untuk melakukan penetapan tersangka,” tegasnya.

“Ini karena, risalah isinya tidak jauh sama dengan kesimpulan audit BPKP,” ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar